Ada Gerhana Bulan Total Rabu 31 Januari 2018, Ini Rincian Terjadinya

Ilustrasi

Sukoharjonews.com (Kartasura) – Masyarakat Indonesia bakal disuguhi fenomena alam gerhana bulan total pada, Rabu (31/1). Gerhana bulan total seperti ini terakhir kali terjadi pada tahun 2000 silam.


Baca Juga: PPM Assalam Siapkan 15 Teropong, Ajak Masyarakat Mengamati Gerhana Bulan Total

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2018, Sukoharjo Ajukan 1.979 Formasi

Kepala Pusat Astronomi Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Sukoharjo, AR Sugeng Riyadi menjelaskan, gerhana bulan total pada 31 Januari nanti merupakan gerhana ke-49 dari rangkaian Saros Seri 124. “Terakhir gerhana seri ini terjadi pada tanggal 21 Januari 2000 yang lalu,” tutur AR Sugeng Riyadi, Senin (29/1).

Pria yang akrab disapa Pak AR itu menjelaskan, gerhana bulan total tersebut akan melalui enam tahapan. Berikut ini adalah tahapan-tahapan gerhana nanti:

  1. Kontak pertama penumbra (P1) terjadi pada 17.51 WIB
  2. Kontak pertama umbra, mulai gerhana sebagian (U1) terjadi pada 18.48 WIB
  3. Kontak kedua umbra, mulai gerhana total (U2) terjadi pada 19.51 WIB
  4. Kontak ketiga umbra, selesai gerhana total (U3) terjadi pada 21.07 WIB
  5. Kontak keempat umbra, selesai gerhana sebagian (U4) terjadi pada 22.11 WIB
  6. Kontak keempat penumbra, gerhana selesai (P4) terjadi pada 23.08 WIB

Pak AR menambahkan, gerhana bulan total ini dapat dilihat dari seluruh Indonesia. “Dengan catatan di sebagian wilayah baratnya, proses gerhana bulan sudah mulai sejak Bulan belum terbit,” imbuhnya.

Berdasarkan catatannya, pada dasarnya gerhana  bulan total bisa terjadi setiap tahun, namun hanya bisa dilihat di lokasi atau wilayah tertentu. Bahkan, tahun 2018 ini diperkirakan akan terjadi dua kali gerhana, yakin pada tanggal 31 Januari dan 28 Juli 2018.

“Pada 21 Januari 2019 nanti juga ada gerhana bulan total dan pada tahun 2020 hanya penumbral. Sedangkan gerhana bulan total lagi akan terjadi pada pada 26 Mei 2021,” pungkasnya. (sofarudin)


Share: