
Sukoharjonews.com – Bantuan kembali disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo untuk warga kurang mampu. Kali ini, bantuan diberikan kepada 131 penerima dari sejumlah kecamatan. Secara simbolis, bantuan diserahkan Bupati Etik Suryani di Loby Kantor Bupati, Kamis (7/5/2026).
Bantuan tersebut dibagi dalam empat kategori, yakni Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Sehat dengan total bantuan mencapai Rp278,9 juta.
Untuk Sukoharjo Cerdas, bantuan diberikan kepada 11 penerima dengan nilai Rp29,5 juta. Program Sukoharjo Makmur diberikan kepada 88 penerima dengan nilai Rp89,9 juta.
Program Sukoharjo Peduli diberikan kepada 25 penerima dengan nilai Rp48 juta dan Program Sukoharjo Sehat sebanyak 46 penerima dengan nilai Rp111,5 juta.
Nilai bantuan untuk setiap kategori bervariasi sesuai dengan pengajuan sebelumnya. Nilai bantuan antara Rp1 juta hingga Rp3 juta.
“Bantuan ini diberikan untuk masyarakat kurang mampu dan rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” kata Bupati Etik.
“Saya harap bantuan benar-benar bermanfaat dan digunakan sesuai pengajuan, jangan dibelokkan untuk kepentingan yang lain seperti beli pulsa, dan lainnya,” sambungnya.
Bupati mengatakan, terkait bantuan itu para camat diminta untuk sosialisasi ke bawah tentang cara untuk bisa mendapatkan bantuan. Pasalnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara untuk mendapatkan bantuan.
“Seringkali ada pertanyaan di media sosial atau melalui WA ke saya, bagaimana cara mendapatkan bantuan dari Baznas ini.”
“Caranya mudah dengan mengajukan surat ke Bupati, nantinya surat akan saya lanjutkan ke Baznas yang kemudian melakukan survei,” terang Bupati.
Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan jika program bantuan untuk warga kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Kali ini, bantuan diberikan kepada 131 penerima dari empat kategori.
Sardiyono mengatakan, sebelum bantuan cair, Baznas telah melakukan survei ke rumah calon penerima bantuan. “Survei ini dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan,” ujarnya. (nano)















Facebook Comments