Workshop Jurnalistik, Prodi Ilmu Komunikasi Univet Bantara Sukoharjo Hadirkan Praktisi

banner 468x60
Prodi Ilmu Komunikasi Univet Bantara Sukoharjo hadirkan praktisi dalam workshop Dasar-Dasar Jurnalistik, Rabu (22/4/2026).

Sukoharjonews.com – Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) menggelar Workshop “Berkarir sebagai Jurnalis hingga Sukses Memimpin Media massa”, Rabu (22/4/2026). Workshop tersebut menghadirkan praktisi jurnalis senior dan Production Manager Metta FM Solo, Farhan Arif.

Pengampu Mata Kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik Prodi Ilkom FISH Univet, Adhika Prasetya, mengatakan sengaja mendatangkan praktisi seorang jurnalis untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada mahasiswa tentang profesi jurnalis.

“Jadi, setelah mendapatkan teori dalam kuliah, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman dari praktisi secara langsung,” ujarnya.

Dosen pengampu lainya Betty Gama menyampaikan hal senada. Menurutnya, Matkul Dasar-dasar Jurnalistik menghadirkan praktisi jurnalis agar bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan komprehensif tentang profesi jurnalis.

“Tentunya seorang jurnalis akan lebik baik dalam menyampaikan hal tentang profesinya yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ujarnya.

Sedangkan Dekan FISH Univet Bantara, Joko Suryono mengapresiasi kegiatan worskshop yang menghadirkan seorang praktisi.

Menurutnya, praktisi yang diundang akan menularkan pengalamannya menjadi seorang jurnalis. Pasalnya, profesi jurnalis adalah salah satu profesi yang bisa digeluti mahasiswa komunikasi setelah lulus nantinya.

“Saya harap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa karena sangat positif dan berguna,” ujarnya.

Disisi lain, dalam kesempatan tersebut, praktisi jurnalis Farhan Arif menyampaikan pengalamanan dan keseruannya selama menjalani profesi jurnalis. Ia mengaku mulai menjadi seorang jurnalis sejak tahun 1992.

“Awalnya, saya menjadi seorang penyiar radio yang kemudian juga difungsikan sebagai reporter,” ujarnya.

“Saat awal jadi reporter radio itu, tugas saya hanya melaporkan pandangan mata di lapangan,” sambungnya.

Farhan menilai saat ini profesi jurnalis masih sangat menarik. Pasalnya, menjadi seorang jurnalis bisa bertemu dengan banyak orang dan tokoh penting dimana hal itu tidak dimiliki oleh orang lain dan memiliki jaringan luas. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *