Sebelum Petani Ikan Waduk Mulur Tenggelam, Terdengar Suara Petir

Tim SAR mengevakuasi korban tenggelam di Waduk Mulur Sukoharjo. (istimewa)

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Seorang petani ikan di Waduk Mulur, Kecamatan bendosari, Sukoharjo, Jata Tengah tewas tenggelam, Kamis (7/12) sore. Korban tercebur saat memanen ikan di karamba bersama ayahnya. Sebelum mereka tercebur, sempat terdengar suara petir menyambar.

Informasi yang dihimpun Sukoharjnews.com menyebutkan, korban diketahui bernama Septiadi (23), warga Madyorejo RT 01 RW 07 Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo. Insiden itu bermula saat korban bersama Tugiman (ayahnya) hendak memanen ikan di karamaba yang berada tengah Waduk Mulur dengan menaiki sampan.

Saat berada di tengah waduk, sekitar pukul 17.30 terdengar suara petir menggelegar. Terkejut mendengar suara sambaran petir, keduanya lantas tercebur ke air. Namun, korban (Septiadi) tidak kunjung muncul kembali mucul ke permukaan.

Ayah korban dibantu warga bersama Tim SAR, Koramil 12/Bendosari dan Polsek Bendosari melakukan pencarian. Beberapa lama kemudian, korban ditemukan dan langsung dievakuasi dalam keadaan masih hidup. Korban lantas dilarikan ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.

Sayang nyawa korban tidak tertolong karena paru-paru sudah terlanjur dipenuhi air. “Sampai di rumah sakit itu sekitar pukul 18.30 dan setelah itu korban meninggal dunia,” papar Kapolsek Bendosari AKP Zunaidi.

AKP Zunaidi menghimbau agar pemilik karamba dan warga untuk lebih berhati–hati ketika memanen ikan. Termasuk mengenakan rimpi pelampung untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan. “Akan lebih baik setiap memanen ikan ataupun ke tengah waduk selalu mengenakan pelampung,”.

Tetangga korban, Joko Cahyono mengatakan, berita duka tersebut mengagetkan warga sekitar. Dia mengatakan, korban dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo sekitar pukul 10.00 Jumat (8/12).

“Warga juga merasa kehilangan atas kepergian korban. Korban ini anaknya baik dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan,” tuturnya. (Sofarudin)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *