
Sukoharjonews.com – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) Pemkab Sukoharjo dikumpulkan di Gedung Budi Sasono, Senin (2/11/2026). Kegiatan yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tersebut juga dihadiri oleh Plt Bupati, Eko Sapto Purnomo. Ada apakah?
Ternyata kegiatan tersebut adalah Pembinaan Disiplin ASN dan juga Penyerahan Surat Keputusan Perpanjangan Kontrak PPPK PAW.
“Selamat kepada 2.385 PPPK Paruh Waktu yang kini telah menerima Surat Keputusan perpanjangan kontrak dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Sukoharjo,” ujar Plt Bupati, Eko Sapto Purnomo.
Eko melanjutkan, PPPK PW merupakan pilar penting dalam menopang roda pemerintahan dan pelayanan publik di Pemkab Sukoharjo. Artinya dalam diri PPPK PW melekat sebuah kewajiban, tanggung jawab, moralitas, serta aturan hukum yang mengatur tentang disiplin ASN.
ASN berpegang pada nilai-nilai dasar yang dikenal dengan istilah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif serta harus bebas dari intervensi politik dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Dalam kesempatan tersebut Eko Sapto menyampaikan tiga poin penting untuk PPPK PW. Yakni, penegakan disiplin bukanlah bentuk pengekangan, melainkan sebagai landasan utama dalam membentuk profesionalisme kerja. “Patuhi seluruh ketentuan jam kerja, aturan berpakaian, tata tertib instansi, serta regulasi disiplin ASN yang berlaku. Tunjukkan sikap santun dan hindari perbuatan yang dapat mencemarkan nama baik diri sendiri maupun Instansi Pemkab Sukoharjo,” ujarnya.
Poin kedua adalah peningkatan kinerja dan produktivitas dimana setiap ASN wajib menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui platform e-Kinerja BKN. Evaluasi terhadap produktivitas ini menjadi penentu utama dalam perpanjangan kontrak kerja. PPPK PW juga diminta untuk memanfaatkan waktu kerja secara efektif dan efisien guna mensukseskan program-program Pembangunan Daerah serta pelayanan publik.
“Pemanfaatan Teknologi dan Integritas Digital, di era digitalisasi saat ini, saya meminta seluruh ASN bijak dalam menggunakan media sosial. Gunakan ruang publik digital secara positif, hindari (hoaks), ujaran penyebaran berita bohong kebencian, serta kerahasiaan dokumen dan data pemerintah,” ujarnya saat menyampaikan poin ke-3. (nano)














Facebook Comments