
Sukoharjonews.com – Rehabilitasi jembatan penghubung Karanganyar–Jatingarang di Dukuh Pungsari, Desa Karanganyar, Kecamatan Weru dikebut. Setiap hari, pekerjaan dimulai sejak selesai shalat subuh agar target penyelesaian dalam 11 hari dapat tercapai.
Polres Sukoharjo pun menerjunkan personel untuk membantu proses rehab. Terkait hal itu, Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, jembatan tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena kondisinya kian membahayakan, terutama saat terjadi cuaca buruk atau potensi bencana. Rehabilitasi ini mendapat dukungan dari APBD Kabupaten Sukoharjo.
“Kami hanya memiliki waktu 11 hari untuk menyelesaikan jembatan ini. Mulai subuh sudah bekerja,” ujar AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Sabtu (6/12/2025).
Selain memperkuat pondasi dan struktur jembatan, personel kepolisian bersama warga juga melakukan pembersihan rumpun bambu di sekitar lokasi sebagai bagian dari mitigasi bencana. Anggaito menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memastikan rasa aman warga yang setiap hari bergantung pada jembatan tersebut untuk beraktivitas.
“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini membawa manfaat dan jadi ladang ibadah untuk kita semua,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono menjelaskan total 21 orang terlibat dalam rehabilitasi ini, terdiri dari 9 warga setempat dan 11 personel Polri.
“Polri ada 11 orang, dari Polsek Weru 5, Polsek Tawangsari 2, dan dari Polres 5,” ujar Efendi.
Hingga Sabtu (5/12), progres pekerjaan telah mencapai lebih dari 50 persen dan diperkirakan meningkat hingga 50 persen pada sore hari.
“Kita ditarget 11 hari. Tapi Senin atau Selasa pekan depan, kita berupaya sudah selesai,” tambahnya. (nano)















Facebook Comments