
Sukoharjonews.com – Pasar tablet Android telah terus berkembang selama beberapa tahun terakhir, melampaui perangkat konsumsi media sederhana menjadi alat yang benar-benar dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan. Pada bulan Maret lalu, Xiaomi merilis Pad 8, yang dengan cepat menjadi pilihan andal bagi orang-orang yang mencari perangkat produktivitas kelas menengah yang mumpuni. Sekarang, Motorola telah memperkenalkan Moto Pad 70 Pro, yang menargetkan audiens yang sangat mirip.
Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (4/7/2026), kedua tablet ini menggunakan prosesor Snapdragon 8s Gen 4 yang sama dan memiliki spesifikasi dasar yang serupa, tetapi keduanya mengambil pendekatan yang berbeda dalam hal desain, perangkat lunak, dan nilai keseluruhan. Jika Anda mencoba memutuskan antara keduanya, berikut adalah perbandingan praktisnya.
1. Desain dan Layar
Perbedaan yang paling jelas antara kedua tablet ini adalah ukuran fisiknya. Moto Pad 70 Pro adalah perangkat yang besar. Tablet ini memiliki layar 13 inci, 3,5K LTPS IPS. Karena ukurannya dan beratnya yang 589g, tablet ini paling cocok digunakan di atas meja, dipasangkan dengan keyboard, atau disangga di atas dudukan. Ini bukan jenis tablet yang nyaman dipegang dengan satu tangan saat membaca di sofa. Layarnya sendiri tajam dan lancar, berkat kecepatan refresh 144Hz, dan sistem empat speaker yang disetel oleh JBL memberikan audio yang jernih untuk panggilan video dan media.
Xiaomi Pad 8 jauh lebih portabel. Ia memiliki layar LCD 3.2K 11,2 inci dan berat 485g. Ini membuatnya jauh lebih mudah dibawa dalam tas kecil atau dipegang dalam waktu yang lebih lama. Xiaomi memilih rasio aspek 3:2, yang umumnya lebih baik untuk membaca dokumen dan menjelajahi web karena menampilkan lebih banyak konten vertikal.
Selain itu, Xiaomi menawarkan varian Nano Texture Display khusus. Versi ini menggunakan lapisan anti-silau yang mengurangi pantulan layar hingga 70%. Jika Anda sering bekerja di luar ruangan atau di kantor yang terang benderang, lapisan matte ini merupakan fitur yang sangat praktis yang saat ini tidak ditawarkan oleh Motorola.
2. Perangkat Lunak dan Kinerja Harian
Karena kedua tablet menggunakan chip Snapdragon 8s Gen 4 dan dilengkapi dengan RAM 8GB atau 12GB, Anda tidak akan melihat banyak perbedaan dalam kinerja mentah. Keduanya menangani multitasking, penjelajahan web, dan aplikasi perkantoran standar dengan lancar. Perbedaan sebenarnya terletak pada bagaimana perangkat lunak diatur.
Pendekatan Motorola dengan Moto Pad 70 Pro sangat menekankan konektivitas dan alat AI. Tablet ini menyertakan Antarmuka Produktivitas yang menawarkan tata letak seperti desktop saat Anda perlu mengelola beberapa jendela.
Tablet ini juga memiliki fitur Smart Connect, yang benar-benar berguna jika Anda ingin berbagi file atau menyinkronkan clipboard Anda antara tablet, ponsel Motorola, dan PC. Alat AI bawaan, seperti Smarter Reader, dirancang untuk membantu meringkas dokumen panjang atau menerjemahkan teks secara langsung.
HyperOS 3 Xiaomi mengambil jalur yang sedikit berbeda, sangat berfokus pada pekerjaan perkantoran tradisional. Perangkat lunak ini menyertakan peramban web setingkat PC yang mendukung pratinjau dengan mengarahkan kursor mouse dan menu klik kanan, sehingga terasa lebih mirip pengalaman laptop. Xiaomi juga telah mengintegrasikan WPS Office langsung ke dalam sistem operasi, yang sangat nyaman jika pekerjaan harian Anda melibatkan pemformatan spreadsheet, pembuatan slide presentasi, atau pengeditan PDF.
3. Aksesori dan Nilai
Saat Anda membeli tablet untuk produktivitas, Anda biasanya membutuhkan aksesori, dan di sinilah keputusan pembelian berbeda.
Motorola menyertakan Moto Pen Pro dalam kotak bersama tablet. Bagi siapa pun yang mencatat dengan tulisan tangan, menandatangani dokumen, atau membuat sketsa, memiliki stylus yang disertakan merupakan penghematan biaya yang signifikan. Jika Anda menginginkan keyboard, Motorola menjualnya seharga ₹5.999 atau Rp1,1 jutaan, dan mereka menawarkan diskon paket jika Anda membelinya dengan model 256GB.
Xiaomi, di sisi lain, menjual semua aksesorinya secara terpisah. Xiaomi Focus Pen Pro harganya ₹5.999 atau Rp1,1 jutaan. Jika Anda menginginkan keyboard, versi standar harganya ₹4.999 atau Rp947 ribuan, dan Focus Keyboard yang lebih canggih harganya ₹8.999 atau Rp1,7 jutaan. Ini berarti melengkapi Xiaomi Pad 8 untuk produktivitas penuh akan menambah biaya yang cukup signifikan pada harga akhir Anda.
4. Daya Tahan Baterai dan Desain
Moto Pad 70 Pro memiliki baterai besar 10.200mAh di dalam bodinya, mendukung pengisian cepat hingga 45W. Tablet ini juga memiliki peringkat IP52, yang berarti dapat menangani debu ringan dan percikan air kecil.
Xiaomi Pad 8 memiliki baterai yang sedikit lebih kecil, yaitu 9.200mAh dengan pengisian daya 45W. Xiaomi memperkirakan ini akan memberikan sekitar 9,3 jam pemutaran video. Kedua tablet ini akan dengan mudah menemani Anda selama hari kerja standar dengan penggunaan campuran, meskipun baterai Motorola yang lebih besar memberikan sedikit keuntungan jika Anda bepergian dan jauh dari stopkontak untuk waktu yang lebih lama.
5. Harga dan Kesimpulan
Harga Xiaomi Pad 8 telah berubah baru-baru ini. Karena kekurangan komponen, Xiaomi menaikkan harga secara keseluruhan. Model dasar 8GB/128GB sekarang berharga ₹35.999 atau Rp6,8 jutaan, dan versi 12GB/256GB adalah ₹38.999 atau Rp7,3 jutaan. Model Nano Texture dibanderol dengan harga ₹40.999 atau Rp7,7 jutaan.
Moto Pad 70 Pro diluncurkan dengan harga ₹36.999 atau Rp7 jutaan untuk model 8GB/128GB, tetapi pembeli awal dapat mendapatkannya dengan harga ₹32.999 atau Rp6,2 jutaan dengan penawaran bank.
Memilih di antara keduanya bergantung pada bagaimana Anda berencana menggunakan perangkat tersebut. Jika Anda memprioritaskan portabilitas, lebih menyukai rasio layar yang disesuaikan untuk membaca, atau secara khusus membutuhkan layar anti-silau, Xiaomi Pad 8 tetap menjadi pilihan yang sangat mumpuni.
Namun, jika Anda menginginkan layar yang lebih besar yang sangat mirip dengan laptop, Moto Pad 70 Pro sulit untuk diabaikan. Fakta bahwa Motorola menyertakan stylus dalam paket penjualan, dikombinasikan dengan baterai yang lebih besar dan ketahanan terhadap percikan air, menjadikannya pilihan yang sangat praktis dan hemat biaya untuk menyelesaikan pekerjaan di Android. (nano)















Facebook Comments