Dini Hari Tadi, Riri Konveksi di Kelurahan Dukuh Ludes Terbakar

Riri Konveksi di Kelurahan Dukuh, Sukoharjo ludess terbakar dini hari tadi, Rabu (1/7/2020).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Cek perlengkapan dan kesiapan personil oleh Pemadam Kebakaran Satpol PP kemarin ternyata langsung dipraktikkan. Pasalnya, dini hari tadi sekitar pukul 03.30 WIB, Riri Konveksi yang ada di Kampung Worawari RT 03/06, Kelurahan Dukuh, Sukoharjo terbakar. Konveksi tersebut akhirnya ludes terbakar dimana korban menderita kurugian hingga puluhan juta rupiah.



“Informasinya bangunan dalam keadaan kosong. Api sendiri mulai terlihat pukul 03.30 WIB,” ujar salah seorang warga sekitar, Arini Nur MJ.

Menurutnya, mengetahui ada kebakaran, warga sekitar kemudian berusha memadamkam api secara manual dengan alat seadanya. Pasalnya, Riri Konveksi berada di permukiman sehingga dikhawatirkan merembet ke rumah warga yang berada di dekatnya. Kejadian kebakaran itu kemudian dilaporkan ke Pemadam Kebakaran Sukoharjo.

Setelah petugas Damkar datang, bersama warga berusaha memadamkan api yang sudah terlanjur berkobar. Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan banyak terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar seperti pakaian dan bahan kain. Petugas Damkar sendiri berusaha agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, Margono membenarkan kejadian kebakaran di Kelurahan Dukuh tersebut. Menurutnya, petugas bekerja keras agar api tidak menyebar ke bangunan lain. Terkait penyebab kebakaran sendiri, Margono mengaku masih dalam penyelidikan. Apakah karena korsleting listrik atau ada penyebab lainnya.

“Begitu mendapat laporan kami langsung menerjunkan sejumlah mobil pemadam ke lokasi untuk memadamkan api yang sudah terlanjur membesar,” ujarnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed