
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Dalam update terakhir terdapat kenaikan jumlah positif corona yang meninggal dunia dari lima menjadi enam orang. Kasus kematian ke-6 tersebut berasal dari Desa Cemani, Grogol. Sebelum meninggal, yang bersangkutan merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit.
“Hasil swab pada pasien PDP di Cemani ini keluar setelah pasien meninggal dunia dan hasilnya positif corona,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Kamis (9/7/2020).
Dengan bertambahnya satu pasien meninggal dunia tersebut, total kematian untuk kasus positif corona menjadi enam orang. Rinciannya, tiga orang dari Kecamatan Grogol masing-masing dari Desa Cemani, Langenharjo, dan Grogol. Kemudian dua orang dari Kecamatan Baki masing-masing dari Desa Ngrombo dan Kudu. Sedangkan satu positif meninggal lainnya berasal dari Kelurahan Mandan, Sukoharjo.
Yunia menegaskan, saat ini pandemi virus corona belum berakhir sehingga masyarakat diimbau untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Baik itu disiplin memakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan dengan sabun.
Saat ini, ujar Yunia, kasus positif corona di Sukoharjo masih 21 orang yang terdiri dari 14 menjalani rawat inap di rumah sakit, tiga isolasi mandiri dan empat isolasi rumah sehat. “Kalau secara akumulasi ada 98 orang, namun 69 diantaranya sudah sembuh dan enam meninggal jadi masih 21 orang yang tersisa,” ujar Yunia. (erlano putra)



Facebook Comments