Ragam  

Tenggelam dan Hanyut 10 Hari, Sri Sumarti Akhirnya Ditemukan di Ngawi

Korban diberangkatkan dari rumah duka untuk dimakamkan, Minggu (12/1/2020).

Sukoharjonews.com (Grogol) – Sri Sumarti, 49, warga Dukuh Kadokan RT 03/03, Desa Kadokan, Grogol dilaporkan tenggelam dan hanyut di Kali Samin pada Kamis (2/1/2020) lalu. Selama ini, proses pencarian oleh tim SAR gabungan tak menbuahkan hasil. Setelah 10 hari hanyut di Sungai Bengawan Solo, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di bawah Jembatan Sari, Ngawi, Sabtu (12/1/2020) malam.



Kasi Operasi Air SAR Sukoharjo, Ari Andrianto mengatakan, jasad korban dilihat oleh warga dibawah Jembatan Sari, Ngawi. Saat ditemukan, jasad korban mulai rusak karena sudah 10 hari tenggelam di sungai. Setelah jasad korban dievakuasi dan dicocokkan dengan ciri-ciri korban, dipastikan jika jasad tersebut adalah Sri Sumarti, warga Kadokan. Pihak keluarga yang ikut ke Ngawi juga memastikan jika jasad tersebut adalah Sri Sumarti.

Dikatakan Ari, pencarian korban sendiri sudah dihentikan karena dalam tujuh hari pencarian oleh tim SAR gabungan, korban belum juga ditemukan. Korban sendiri dilaporkan tenggelam dan hanyut di Kali Samin yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Oleh tim SAR gabungan, ujar Ari, pencarian dilakukan dari titik “Last Know Seen” (LKS) sampai tempuran Sungai Bengawan Solo dan Kali Samin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sri Sumarti dilapokan tenggelam dan hanyut di Kali Samin sejak Kamis (2/1/2020) sore. Korban diketahui keluar rumah dengan berjalan kaki menuju tanggul Kali Samin yang jaraknya puluhan meter dari rumahnya. Kala itu, Sumarti memakai kaus warna cokelat, jilbab ungu, dan celana panjang hitam. Setelah dicari keluarga, diketahui ada jejak kaki di pinggir Kali Samin dan diperkirakan korban hanyut. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.