Ragam  

Sukoharjo Terima Alokasi Bantuan Bongkar Ratoon Tebu 166 Ha, Bupati Lakukan Tanam Perdana

banner 468x60
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melakukan tanam perdana tebu di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Jumat (21/11/2025).

Sukoharjonews.com – Kabupaten Sukoharjo menerima alokasi bantuan Bongkar Ratoon Tebu seluas 166,37 ha di tahun 2025 ini. Terkait hal tersebut, Bupati Etik Suryani turut melakukan tanam perdana di Kelompok Tani Joyo Tani Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Jumat (21/11/2025).

Dalam kesempatan itu Bupati Etik mengatakan, program Bongkar Ratoon atau peremajaan tebu merupakan langkah penting untuk menjaga kesinambungan produktivitas dan kualitas tebu. Kegiatan bongkar ratoon dilakukan dengan mengganti tanaman tebu lama dengan bibit unggul baru, agar hasil tebu menjadi lebih optimal dan kadar rendemen gula meningkat.

“Program ini juga bertujuan mengoptimalkan lahan perkebunan dengan penerapan teknologi budidaya modern, peningkatan kualitas tanah, serta efisiensi penggunaan pupuk dan air,” ujar Etik.

“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat rantai nilai industri gula nasional dari hulu ke hilir,” sambungnya.

Dikatakan Etik, Sukoharjo memiliki Luas Area Tebu pada Tahun 2024 sebesar 363,68 Ha. Produksi tebu yang telah diolah menjadi gula kristal di Kabupaten Sukoharjo sebesar 1.425 ton.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi ketergantungan impor gula, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras, inovasi, dan sinergi seluruh stakeholder, mulai dari petani, penyuluh, dinas terkait, hingga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat. Bupati berharap kepada petani dan pelaku usaha tani agar momentum tersebut dapat menjadi pendorong semangat baru, inovasi, serta motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman tebu.

“Mari kita dukung bersama petani tebu khusus dibawah KPTR (Koperasi Petani Tebu Rakyat) agar dapat menjalankan program pemerintah ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *