Positif Corona Aktif Masih 233 Kasus, Didominasi Kasus Dengan Gejala

Waspada virus corona.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 17 April, kasus positif corona aktif di Sukoharjo masih 233 kasus. Terdiri dari 74 orang isolasi mandiri, satu isolasi terpusat dan 158 orang menjalani rawat inap dirumah sakit. Dari 233 kasus tersebut didominasi kasus positif dengan gejala sebanyak 219 orang dan 14 lainnya positif tanpa gejala.



“Kasus positif aktif memang cenderung turun. Kalaupun ada kenaikan, jumlahnya tidak banyak lagi seperti waktu-waktu sebelumnya. Tapi, perlu dipahami jika tren kenaikan kasus belum berhenti,” terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (18/4/2021).

Dari data Instagram Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, 219 kasus positif aktif dengan gejala tersebut tidak semuanya dirawat dirumah sakit. Hal itu dikarenakan ada 60 orang yang menjalani isolasi mandiri, satu orang isolasi terpusat dan 158 lainnya dirawat dirumah sakit.

Disisi lain, untuk 14 kasus positif aktif tanpa gejala semuanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Karena tren kenaikan positif corona belum berhenti, Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Perlu diketahui juga jika vaksinasi hanya pencegahan, bukan obat sehingga protokol kesehatan tetap yang utama untuk pencegahan,” ujar Yunia.

Untuk 233 kasus positif corona aktif saat ini masih tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 33 orang, Baki 14 orang, Grogol 11 orang, Mojolaban delapan orang, Sukoharjo 46 orang, Polokarto 29 orang, dan Tawangsari 24 orang. Kemudian Kecamatan Bendosari 19 orang, Nguter enam orang, Bulu 17 orang, Weru 22 orang, dan Kecamatan Gatak empat orang. (erlano putra)