Ragam  

Petani Sukoharjo Keluhkan Kebocoran Saluran Air Dam Colo

Aliran Dam Colo Timur.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kebocoran diketahui terjadi di sepanjang aliran Dam Colo Timur. Kondisi tersebut dikeluhkan petani karena aliran air untuk irigasi menjadi tidak maksimal karena bocor di perjalanan. Padahal, petani di Kabupaten Sukoharjo tengah menjalankan program super prioritas IP 400 yang sangat membutuhkan air sebagai jaminan petani bisa melakukan tanam dan panen empat kaliu dalam satu tahun.


“Saluran irigasi disepanjang aliran Dam Colo Timur mengalir hingga Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Kalau di sepanjang aliran banyak yang bocor, otormatis debit air untuk irigasi mennjadi tidak maksimal,” ujar Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur, Jigong Sarjanto, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya, temuan kerusakan didapati P3A Dam Colo Timur saat melakukan pengecekan. Kerusakan di saluran sekunder dan tersier sudah terjadi sejak lama. Bahkan, kerusakan paling parah terjadi di 10 titik saluran sekunder dengan usia lebih dari 20 tahun tanpa ada perbaikan total.

Jigong yang juga Kades Pranan tersebut mengatakan jika kerusakan saluran irigasi sangat berpengaruh pada petani karena banyak air terbuang akibat kebocoran. Dampak lainnya juga dirasakan petani dengan posisi di hilir atau jauh dari saluran irigasi Dam Colo karena mendapat suplai air paling lama dan jumlahnya terbatas.

“Rata-rata saluran irigasi disepanjang aliran irigasi Dam Colo Nguter rusak. Bahkan ada yang rusak lebih dari 20 tahun tanpa perbaikan. Jelas petani dirugikan dan petani berharap ada perbaikan secepatnya,” tegasnya.

Jigong juga mengatakan, kerusakan saluran irigasi baik sekunder dan tersier terjadi karena beberapa faktor seperti termakan usia mengingat bangunan saluran irigasi sudah dibuat sangat lama. Faktor kerusakan lain disebabkan karena alam dimana terdampak bencana seperti banjir. Selain itu ada juga disebabkan karena kesengajaan dirusak petani didekat saluran irigasi tersebut.

“Ada kami temukan petani justru yang melakukan perusakan dengan membuat kebocoran saluran irigasi dengan maksud agar mudah mendapat air. Jelas ini pelanggaran dan kami harap ada tindakan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) selaku pengelola Dam Colo Nguter,” tambahnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.