Penjelasan Menkes Terkait Corona Varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang Lebih Terkendali

Ilustrasi.

Sukoharjonews.com – Gelombang serangan corona subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 masih melanda Indonesia saat ini. Namun, penanganan Indonesia terhadap subvarian tersebut lebih baik dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Eropa, Amerika, dan negara Asia lainnya. Selain karena disiplin protokol kesehatan, juga dikarenakan vaksinasi yang lebih baik.


“Indonesia relatif jauh lebih baik dengan populasi yang sangat banyak menghadapi gelombang BA.4 dan BA.5 ini karena relatif para masyarakat Indonesia itu lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan juga dalam melaksanakan vaksinasi,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Selasa (6/7/2022).

Menkes mengungkapkan, kenaikan kasus di tanah air relatif rendah meskipun subvarian BA.4 dan BA.5 telah mendominasi, mencapai lebih dari 80% dari varian yang diuji “genome sequencing”. Budi menambahkan, berdasarkan pengamatan pada gelombang varian Delta dan Omicron penurunan kasus akan terjadi saat dominasi varian mencapai hampir 100%.

“Sekarang kita juga melihat walaupun kasusnya naik tapi pelandaian mulai terjadi, baik di Jakarta maupun di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, jumlah kasus yang jauh lebih rendah dari puncak gelombang sebelumnya, dipicu oleh tingginya kadar antibodi masyarakat.

“Sero survei terakhir di bulan Maret menunjukkan antibodi kita masih tinggi. Jadi kalau Desember kita Sero survei antibodinya sekitar 400-an, 500-an itu sudah dimiliki oleh 88% populasi. Di bulan Maret kemarin kita Sero survei 99% populasi sudah memiliki antibodi di level 3.000–4.000-an, jadi jauh lebih tinggi,” papar Budi.

Menkes menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan sero survei yang dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan terkait protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Diharapkan dalam sebulan hasilnya sudah bisa keluar sehingga kita bisa mengambil kebijakan yang tepat mengenai protokol kesehatan dan juga vaksinasi,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Menkes mengajak masyarakat untuk tetap konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker sesuai dengan ketentuan pemerintah. Ia juga mengajak masyarakat melaksanakan vaksinasi dosis penguat atau booster karena terbukti meningkatkan kadar antibodi dalam menghadapi corona. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.