
Sukoharjonews.com – Meta berupaya agar kacamata pintarnya lebih banyak digunakan, dan strategi terbarunya cukup sederhana: menurunkan harga dan meluncurkan merek internal. Hari ini, perusahaan mengumumkan Meta Glasses, lini baru kacamata pintar tanpa layar yang dibangun dalam kemitraan dengan produsen kacamata EssilorLuxottica.
Spesifikasi dan Harga
Dilansir dari Gizmochina, Minggu (28/6/2026), harganya mulai dari USD299 atau Rp5,3 jutaan, frame baru ini USD80 atau Rp1,4 jutaan lebih murah daripada model Ray-Ban Meta generasi kedua yang dirilis tahun lalu. Penurunan harga ini jelas merupakan upaya untuk menurunkan hambatan masuk bagi konsumen karena Meta terus berinvestasi besar-besaran dalam perangkat keras AI yang dapat dikenakan.
Lini awal menampilkan tiga desain bingkai yang berbeda. Adventurer adalah bingkai persegi standar yang tersedia dalam dua ukuran, sementara Fury menawarkan konstruksi yang lebih tebal dan berat. Keduanya dimulai dengan harga dasar USD299 atau Rp5,3 jutaan.
Model ketiga, Starfire, dirancang bekerja sama dengan Kylie Jenner; kacamata ini memiliki desain oval ramping dan dibanderol dengan harga lebih tinggi, yaitu USD399 atau Rp7,1 jutaan. Secara total, Meta menawarkan 26 konfigurasi dalam berbagai warna, seperti hitam, hijau, dan motif tempurung kura-kura, serta jenis lensa, termasuk lensa resep, lensa terpolarisasi, dan lensa fotokromik.
Dari sisi perangkat keras, Meta telah menambahkan bantalan hidung yang dapat disesuaikan tiga arah, sebuah penyesuaian praktis yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pemakaian bagi lebih banyak pengguna.
Secara internal, teknologinya sebagian besar tetap identik dengan platform kacamata pintar Meta yang sudah ada. Tidak ada layar di lensa. Sebagai gantinya, kacamata ini mengandalkan kamera internal, speaker telinga terbuka, dan susunan multi-mikrofon untuk panggilan telepon, pengurangan kebisingan angin, dan perintah suara. Daya tahan baterai dinilai hingga delapan jam penggunaan terus menerus, dengan casing pengisi daya lipat yang menyediakan tambahan 40 jam.
Bingkai kacamata ini dilengkapi dengan Muse Spark, model AI multimodal baru yang dikembangkan oleh Meta. Pengguna dapat mengaktifkan asisten melalui tombol aksi fisik khusus untuk mengajukan pertanyaan tentang apa yang sedang mereka lihat, menerjemahkan percakapan secara real-time (dengan 14 bahasa baru ditambahkan ke daftar), atau merekam media.
Meta juga menambahkan mode burst foto dinamis untuk membantu pengguna mengambil gambar hands-free yang lebih baik dan berencana untuk segera meluncurkan navigasi pejalan kaki berbasis audio untuk petunjuk arah belok demi belok.
Ketersediaan
Kacamata Meta baru tersedia mulai hari ini melalui situs web Meta, Amazon, Best Buy, dan pengecer kacamata tertentu seperti LensCrafters dan Sunglass Hut. (nano)















Facebook Comments