Petani Sukoharjo Terima Bantuan Sarana Prasarana Pertanian Senilai Rp24 Miliar

banner 468x60
Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo saat penyerahan bantuan sarpras pertanian, Senin (3/8/2026)

Sukoharjonews.com – Petani di Kabupaten Sukoharjo kembali digelontor bantuan sarana prasana pertanian. Bantuan terdiri atas alat mesin pertanian (alsintan), irigasi perpompaan, pembangunan jalan usaha tani, irigasi perpipaan, dam parit, revitalisasi embung, dan lainnya. Secara simbolis, bantuan alsintan tersebut diserahkan Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, Senin(3/8/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyampaikan, terdapat 23 jenis bantuan yang mencapai 250 paket dengan nilai total Rp24 miliar.

Untuk sarana pertanian berupa benih padi, bibit, pupuk, dan obat-obatan. Juga alsintan seperti pompa air, hand sprayer, traktor roda dua dan roda empat, rice transplanter, power threser,combine harvester, dan lainnya,” terangnya.

Sedangkan prasana pertanian berupa pembangunan irigasi perpompaan, irigasi air tanah, dam parit, jaringan irigasi tersier, embung, dan jalan usaha tani. Ada juga sarana perikanan berupa freeser dan sarana pendukung lain untuk kelompok pembudidaya serta pengolah hasil dan pemasar perikanan.

“Bantuan ini tersebar di 12 kecamatan dan 120 desa/kelurahan dimana bantuan diberikan pada kelompok tani, kelompok ternak, kelompok pembudidaya ikan, dan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan yang memenuhi syarat,” tambahnya.

Sedangkan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan nyata kepada para pelaku utama sektor pertanian.

“Bantuan ini bukan sekadar bentuk dukungan pemerintah, tetapi merupakan investasi untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak, serta pembudidaya dan pengolah hasil ikan di Kabupaten Sukoharjo,” ungkapnya.

Pihaknya menyadari, akhir-akhir ini dampak dari perubahan iklim, khususnya fenomena el nino memberikan tantangan yang tidak ringan bagi sektor pertanian.

Kekeringan, keterbatasan air hingga penurunan produktivitas menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, bantuan yang disalurkan diharapkan mampu memperkuat kemampuan petani dalam beradaptasi terhadap perubahan iklim, menjaga keberlanjutan produksi, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Bantuan pemerintah akan memberikan manfaat yang besar apabila dikelola secara bertanggung jawab, dimanfaatkan secara bersama melalui kelembagaan kelompok, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan hasil usaha.” (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *