Tips  

Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini

Cara meningkatkan kepercayaan diri anak. (Foto:klikdokter)

Sukoharjonews.com – Kepercayaan diri merupakan salah satu bekal utama si Kecil menjadi seorang pemenang. Ketika si Kecil merasa percaya diri, ia akan lebih berani mempelajari hal-hal baru, mau melakukan usaha terbaiknya untuk meraih segala yang ia targetkan, dan merasa bangga atas hasil yang ia dapatkan. Ia pun tidak akan merasa ragu atau takut untuk mencoba kembali setelah sempat gagal karena ia yakin bahwa ia bisa.


Dilansir dari Nutriclub, Selasa (16/4/2024),untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, Mama perlu memotivasinya. Berikut ini beberapa cara meningkatkan kepercayaan diri anak.

1. Berikan Pengertian Bahwa Tiap Anak Spesial
Ketika ia mulai banyak berinteraksi dengan teman-teman baru, si Kecil mulai memikirkan orang lain di lingkungan sekitarnya. Hal ini memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya si Kecil akan belajar cara berbagi, bekerja sama, dan berempati terhadap orang di sekelilingnya, tapi di sisi lain ia akan mulai membanding-bandingkan diri dengan anak lain.Sebagai contoh si Kecil akan membandingkan siapa yang paling tinggi, paling besar, dan paling cepat berlari.

Oleh karena itu, Mama harus mengajarkan bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semua anak spesial dengan caranya masing-masing, jadi tidak perlu merasa rendah diri.


2. Jadi Role Model untuk si Kecil
Anak adalah peniru ulung. Ia akan meniru apapun yang dilakukan oleh orang-orang favoritnya, termasuk Mama dan Papa. Jadi, walaupun jauh di lubuk hati Mama tidak merasa terlalu percaya diri, Mama perlu membuang perasaan tersebut jauh-jauh.

Mulailah berjalan dengan tubuh tegap dan pandangan mata yang mantap. Terapkan postur tubuh dan pandangan mata tersebut saat melakukan kegiatan sehari-hari seperti memasak, menyajikan makanan saat makan malam, saat menyambut tamu di rumah, dan lain sebagainya. Dari situ si Kecil akan belajar pentingnya melakukan berbagai kegiatan sehari-hari dengan sepenuh hati dan penuh optimisme. Sebuah langkah dasar yang dapat digunakan untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

Namun, jangan pernah berpura-pura untuk menjadi sosok yang sempurna, ya Ma. Selalu akui apabila Mama sedang lelah dan ingin beristirahat, merasa sedih, atau merasa khawatir akan sebuah keadaan. Akui keadaan yang ada untuk kemudian fokus kepada penyelesaian masalahnya. Sebab mencontohkan anak untuk berpura-pura kuat justru akan membuat membuat mereka menjadi sosok dengan kepribadian yang rapuh.


3. Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini
Layaknya orang dewasa, anak-anak juga memiliki perasaan yang kompleks. Akan tetapi si Kecil masih belum paham cara mengenali apa yang ia rasakan dan bagaimana cara untuk mengekspresikannya. Nah, Mama dapat membantu si Kecil untuk mengenali emosinya dengan memberikan pemahaman bahwa terdapat berbagai jenis perasaan mulai dari senang, sedih, kecewa, marah, khawatir, hingga bingung.

Sampaikan bahwa kita sebagai manusia tidak akan selalu merasa bahagia, suatu saat pasti akan merasa sedih, marah, dan kecewa. Semua perasaan tidak nyaman tersebut sepenuhnya normal dan si Kecil perlu belajar untuk mengungkapkan serta mengendalikan perasaannya. Karena emosi merupakan sesuatu yang abstrak dan cukup sulit untuk dipahami, Mama dapat memanfaatkan buku cerita, flash card, dan kegiatan bermain peran untuk mengenalkan macam-macam emosi pada anak.

Dengan mampu mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan perasaannya, kelak anak akan lebih terampil dalam membawa diri, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah.


4. Bermain Bersama
Sesekali ajak anak melakukan hal-hal yang ia sukai dan sudah kuasai dengan sangat baik. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Bermain atau melakukan kegiatan favoritnya juga bisa membantu si Kecil menemukan ide dan strategi baru untuk menghadapi tantangan atau permasalahan lain yang belum bisa ia pecahkan.

5. Beri Pujian
Pengakuan dan pujian dari orang-orang terdekat si Kecil juga sangat penting untuk menaikkan rasa percaya dirinya. Namun, jangan hanya puji hasilnya, ya, Bu. Soroti juga proses panjang yang sudah ia tempuh.

Memuji dengan cara yang tepat akan membuat si Kecil merasa sudah sukses melakukan suatu tugas dengan cara yang tepat dan hasil yang memuaskan sehingga membuat orang lain turut merasa senang. Dari sinilah timbul rasa kepercayaan diri si Kecil. (patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *