
Sukoharjonews.com – Rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sukoharjo ke-80 2026 sudah dimulai. Tahun ini, terdapat sejumlah perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya antara lain digesernya sejumlah kegiatan ke Solo Baru.
“Secara umum untuk kegiatannya sama dengan tahun-tahun sebelumnya meskipun tahun ini ada perbedaan untuk pelaksananya,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, Senin (6/7/2026).
Dikatakan Haris, yang membedakan untuk kegiatan tahun ini adanya ditiadakannya Sidang Paripurna DPRD yang digantikan dengan upacara di alun-alun. Selain itu, sejumlah acara juga digeser ke kompleks Sentra Niaga Solo Baru.
Sejumlah acara yang digeser ke Solo Baru antara lain malam resepsi dan Sukoharjo Expo, Pawai Budaya, Pameran Pertanian, Gelar UMKM, Sukoharjo Job Fair, Sukoharjo Food and Fashion Festival (SF3), Sukoharjo Spektakuler Run.
“Ada alasan tersendiri kenapa sejumlah acara digeser ke Solo Baru,” ujar Haris.
Alasan itu antara lain untuk membranding Solo Baru sebagai bagian dari Sukoharjo. Pasalnya, saat ini masih banyak daerah lain yang menganggap Solo Baru bagian dari Kota Solo. Hal itu karena namanya masih menggunakan kata Solo.
Diharapkan dengan kegiatan yang digeser ke Solo Baru masyarakat luas semakin mengetahui jika Solo Baru adalah bagian dari Sukoharjo.
“Selain branding, kami juga berharap magnet kawasan Solo Raya yang selama ini ada di Kota Solo mulai bergeser ke Solo Baru,” ujar Haris.
Senada dengan Sekda, Asisten II Sekda, Suyamto mengaku nama Solo Baru memang masih banyak dikira sebagai bagian dari Solo, padahal bagian dari Sukoharjo. Dengan event-event yang digeser ke Solo baru diharapkan Solo Baru sebagai bagian dari Sukoharjo semakin diketahui.
“Tidak semua digeser karena seperti tirakatan tetap digelar di Pendopo Graha Satya Praja,” ujarnya. (nano)















Facebook Comments