Ragam  

Pelatihan Penanganan Keadaan Darurat, Upaya Polres Sukoharjo Tingkatkan Kemampuan Personel

banner 468x60
Polres Sukoharjo menggelar pelatihan penanganan keadaan darurat korban kecelakaan lalu lintas, Kamis (4/9/2025).

Sukoharjonews.com – Upaya peningkatan kemampuan personel dalam menangani situasi darurat, khususnya pada kecelakaan lalu lintas, Polres Sukoharjo menggelar kegiatan Forum Belajar Bersama di Aula Polres Sukoharjo, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan, forum ini dirancang agar setiap personel Polres, baik dari fungsi lalu lintas maupun fungsi lainnya, memiliki pengetahuan dasar pertolongan pertama gawat darurat. Menurutnya, polisi sering menjadi pihak pertama yang hadir di lokasi kecelakaan, sehingga bekal keterampilan medis dasar sangat penting dimiliki.

“Harapan kami, seluruh anggota mampu memberikan pertolongan pertama yang tepat dan cepat. Pengetahuan ini bukan hanya berguna dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tapi juga bisa bermanfaat ketika menghadapi kondisi darurat di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Materi pelatihan disampaikan oleh Kasi Pelayanan PMI Sukoharjo Aris Diyanto dan narasumber PMI Sukoharjo, Indah. Beberapa pokok bahasan meliputi dasar-dasar pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), teknik Basic Life Support dan CPR (Resusitasi Jantung Paru), penanganan perdarahan dan syok, hingga pembidaian cidera otot dan rangka.

Aris Diyanto menjelaskan, prinsip utama dalam melakukan pertolongan adalah memastikan keselamatan penolong terlebih dahulu. Setelah itu, langkah-langkah seperti penilaian dini, pemeriksaan respon kesadaran, hingga teknik membuka jalan napas dan melakukan pijatan jantung harus dilakukan dengan benar.

Sementara itu, Narasumber PMI lainnya, Indah menekankan pentingnya penanganan perdarahan dan cidera otot rangka. Menurutnya, perdarahan yang tidak segera dikendalikan bisa berakibat fatal.

“Pertolongan yang cepat dan tepat sangat menentukan keselamatan korban. Misalnya dengan teknik pembidaian, kita bisa menstabilkan bagian tubuh yang cedera sehingga tidak memperparah kondisi korban,” jelasnya.

Forum ini juga diisi dengan sesi praktik langsung, tanya jawab, serta simulasi di lapangan agar anggota Polres lebih memahami langkah-langkah pertolongan.

Kapolres menambahkan, forum ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sukoharjo dalam membentuk personel yang tidak hanya profesional dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ilmu yang didapat hari ini saya harap bisa benar-benar dipraktikkan. Karena sekecil apapun pertolongan yang kita berikan, bisa menjadi penyelamat nyawa bagi orang lain,” tegas AKBP Anggaito. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *