155 Pejabat Dilantik, Sejumlah Jabatan Eselon 2 Masih Dibiarkan Kosong

Sebanyak 194 pejabat diambil sumpah dan janjinya oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya di Pendopo GSP, Senin (6/1/2020). Pelantikan pejabat tersebut sebagian dalam rangka penyesuaian SOTK baru untuk Sekretariat Daerah (Setda).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Sebanyak 155 pejabat diambil sumpah dan dilantik oleh Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya di Pendopo Graha Satya Praja, Senin (6/1/2020). Pelantikan tersebut dalam rangka penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) untuk Sekretariat Daerah (Setda). Selain itu, juga pejabat esselon 3 dan 4 di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kepala sekolah SD dan SMP.



Untuk jajaran Setda terlihat Asisten 1 Sekda, Sukito yang dilantik ulang karena menyesuaikan dengan nomenklatur yang baru. Dari sebelumnya Asisten Bidang Pemerintahan menjadi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Selain itu, Pemkab juga memutasi satu camat, yakni Camat Bendosari, Paulina Yuli Kusumawardhani yang digeser menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. Posisisnya digantikan Rohmadi yang sebelumnya Sekcam Grogol.

Pejabat esselon 3 lainnya yang bergeser antara lain Kabag Pemerintahan Desa, Setyo Aji Nugroho menjadi Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelbangda). Selain itu, juga sejumlah sekretaris dinas yang juga mengalami mutasi seperti Edy Soeryanta yang dari Sekretaris Bappelbangda menjadi Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Pangan, serta Sekretaris Dinas Sosial, Subari dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Suramto Budi Utomo yang bertukar posisi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, promosi dan mutasi sebagai hal biasa yang dilakukan di sebuah pemerintahan karena menjadi sebuah tuntutan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan masyarakat. “Pejabat hendaknya memiliki kemauan yang kuat, memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam melaksanakan kewajiban,” ujarnya.

Menurutnya, jabatan yang diberikan adalah sebuah amanah yang harus disyukuri, dijaga dan dipertanggungjawabkan. Untuk itu, para pejabat agar bekerja secara maksimal yang dilandasi dengan profesionalisme dan integritas yang tinggi guna mendukung suksesnya pembangunan di Sukoharjo.

Disisi lain, untuk posisi jabatan eselon 2 masih dibiarkan kosong dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Antara lain Dinas Sosial, Bappelbangda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil, Dinas Kominfo, dan juga Dinas Pangan. Untuk pengisian pejabat eselon 2 sendiri, Pemkab akan membentuk Tim Seleksi (Timsel) independen. “Sesuai aturan, untuk pengisian pejabat eselon 2 harus melalui seleksi terbuka oleh timsel independen,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Santosa usai pelantikan. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed