
Sukoharjonews.com – Xiaomi telah merilis tiga lampu langit-langit baru di bawah merek rumah pintar Mijia: Mijia Downlight 3 Pro, Mijia Spotlight 3 Pro, dan varian “downlight” dengan sensor keberadaan (Presence-Sensing Edition) yang dilengkapi radar. Seri baru ini berfokus pada peningkatan perangkat keras yang praktis, termasuk keluaran lumen yang lebih tinggi, desain anti-silau yang lebih baik, dan penerapan standar konektivitas Mesh 2.0 Xiaomi yang lebih cepat.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (1/10/2026), Mijia Downlight 3 Pro standar beroperasi menggunakan modul LED 12W yang menghasilkan cahaya 660 lumen. Ini merupakan peningkatan kecerahan sebesar 65% dibandingkan generasi sebelumnya. Lampu ini menggunakan sudut pancaran cahaya 80 derajat untuk memberikan penerangan ruangan secara umum dan meminimalkan bayangan.
Bagi pengguna yang membutuhkan pencahayaan terarah, Mijia Spotlight 3 Pro menggunakan modul 13W yang menghasilkan cahaya 550 lumen. Lampu ini memiliki sudut pancaran cahaya yang lebih sempit, yaitu 36 derajat, serta mekanisme kemiringan fisik yang dapat diatur antara 0 hingga 15 derajat untuk menyoroti area tertentu seperti rak atau hiasan dinding. Untuk mengurangi silau, lampu sorot ini menempatkan sumber cahaya 45mm lebih dalam ke dalam struktur bergelombang hitam anti-silau, sehingga mencapai peringkat silau terpadu (UGR) sebesar 10 atau lebih rendah.
Model ketiga, Mijia Downlight 3 Pro Presence-Sensing Edition, memiliki spesifikasi daya 12W dan kecerahan 660 lumen yang sama dengan downlight standar, namun dilengkapi dengan radar 24GHz dan sensor cahaya sekitar. Alih-alih hanya mengandalkan sakelar manual atau kontrol aplikasi, model ini dapat mendeteksi saat seseorang masuk atau keluar ruangan, lalu menyalakan atau mematikan lampu secara otomatis. Lampu ini juga dapat dikonfigurasi untuk menyalakan sekelompok lampu yang terhubung secara bersamaan, fitur yang berguna untuk lorong dan pintu masuk.
Pada ketiga model tersebut, Xiaomi menggunakan LED spektrum penuh dengan indeks rendering warna (CRI) Ra97. Pengguna dapat mengatur suhu warna mulai dari 2700K hingga 5700K serta memanfaatkan fitur pengaturan tingkat kecerahan (dimming) yang mulus tanpa tahapan kaku (stepless). Lampu ini juga dilengkapi fungsi penyalaan dan pemadaman bertahap untuk menghindari perubahan pencahayaan yang mendadak.
Dari sisi perangkat lunak, seri ini menggunakan modul Mesh 2.0 terbaru dari Xiaomi. Saat dipasangkan dengan gateway Mesh 2.0 yang kompatibel, perusahaan menyatakan bahwa kecepatan respons antarperangkat meningkat 50% dan waktu pemasangan jaringan berkurang 80% dibandingkan standar Mesh 1.0 yang lama. Perangkat lampu ini terintegrasi dengan aplikasi Mijia untuk pengaturan grup dan otomatisasi, mendukung perintah suara XiaoAI, serta memiliki mode lampu malam khusus dengan tingkat kecerahan rendah.
Harga
Mijia Downlight 3 Pro dibanderol seharga 152 yuan atau Rp405 ribuan, sedangkan Mijia Spotlight 3 Pro dijual seharga 176 yuan atau Rp469 ribuan. Versi dengan sensor keberadaan (Presence-Sensing Edition) tersedia dengan harga 199 yuan atau Rp530 ribuan. (nano)














Facebook Comments