
Sukoharjonews.com – Xiaomi 18 Fold dan Galaxy Z Fold 8 mewakili dua pendekatan berbeda terhadap ponsel lipat premium. Xiaomi mengusung spesifikasi perangkat keras yang agresif dengan kamera Leica 200MP, baterai 6000mAh, dan pengisian daya 67W, sementara Samsung berfokus pada perangkat lunak yang matang, daya tahan, dan dukungan jangka panjang.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (24/9/2026), perbandingan ini penting bagi pembeli yang sedang memutuskan apakah keunggulan perangkat keras yang superior lebih berharga dibandingkan pengalaman ponsel lipat Samsung yang lebih mapan.
1. Desain dan Layar
Konstruksi dan Nuansa
Xiaomi 18 Fold memadukan Dragon Crystal Glass 3, bagian belakang kaca, dan bingkai aluminium dengan perlindungan IP58/IP59. Samsung menggunakan Gorilla Glass Ceramic 3, Gorilla Glass Victus 2, Armor Aluminum, dan perlindungan IP48. Keduanya terasa premium, namun perlindungan air dan debu dengan peringkat lebih tinggi memberikan keunggulan praktis bagi Xiaomi dalam hal daya tahan sehari-hari.
Kualitas Layar
Layar internal LTPO AMOLED 7,58 inci milik Xiaomi mencapai tingkat kecerahan 4000 nit serta mendukung 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, dan HDR Vivid. Layar Dynamic LTPO AMOLED 2X 7,6 inci milik Samsung mencapai 3000 nit dan dilengkapi lapisan anti-pantulan (anti-reflective coating). Xiaomi menawarkan spesifikasi utama yang lebih tinggi, sementara lapisan layar Samsung seharusnya membuat pengalaman melihat layar di luar ruangan lebih nyaman.
Putusan
Xiaomi menghadirkan paket layar dengan fitur lebih lengkap, sementara Samsung mengimbanginya dengan lapisan anti-pantulan dan desain ponsel lipat yang lebih matang. Secara keseluruhan, Xiaomi terasa lebih unggul dalam hal spesifikasi dan perlindungan layar.
2. Spesifikasi Termasuk Baterai
Performa
Xiaomi 18 Fold menggunakan chipset 3nm XRing O3 dengan CPU 10-core dan GPU Arm G2-Ultra NX MC16. Samsung menggunakan chipset 3nm Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan core Oryon dan grafis Adreno 840. Keduanya menargetkan performa kelas flagship, namun platform Snapdragon milik Samsung menawarkan pengalaman performa Android kelas atas yang lebih familier.
Baterai dan Pengisian Daya
Xiaomi menyematkan baterai silikon-karbon berkapasitas jauh lebih besar, yakni 6000mAh, dengan dukungan pengisian daya kabel 67W, nirkabel 50W, serta pengisian balik (reverse charging) via kabel. Sementara itu, Samsung menggunakan baterai 4800mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 45W, nirkabel 20W, dan pengisian balik nirkabel. Kombinasi spesifikasi Xiaomi ini jauh lebih unggul dan kemungkinan besar akan menarik minat pengguna intensif yang mengutamakan daya tahan baterai serta kecepatan pengisian daya.
Putusan
Dalam aspek ini, Xiaomi jelas memiliki keunggulan perangkat keras berkat kombinasi baterai yang lebih besar serta kecepatan pengisian daya kabel dan nirkabel yang lebih tinggi. Meskipun Samsung tetap mumpuni, Xiaomi jauh lebih siap untuk mendukung penggunaan harian yang intens.
3. Kamera
Lensa Utama dan Sekunder
Xiaomi menghadirkan konfigurasi tiga kamera yang didukung oleh Leica, dengan sensor utama 200MP berteknologi OIS, serta lensa telefoto 3x 50MP dan lensa ultrawide 50MP. Samsung menggunakan sistem kamera utama 50MP dan ultrawide 50MP. Xiaomi juga menambahkan fitur laser autofocus dan sensor spektrum warna, menciptakan paket kamera yang lebih serbaguna.
Kamera Selfie
Kedua ponsel lipat ini menggunakan kamera selfie terpisah—16MP pada Xiaomi dan 10MP pada Samsung—untuk masing-masing layarnya. Sensor beresolusi lebih tinggi pada Xiaomi menawarkan detail tangkapan gambar yang lebih baik, sementara Samsung mendukung perekaman video selfie 4K hingga 60fps. Bagi para kreator konten dan pengguna panggilan video, kemampuan video Samsung menjadi keunggulan yang bermanfaat.
Putusan
Xiaomi menawarkan perangkat keras kamera yang lebih tangguh dan serbaguna, terutama berkat lensa telefoto khusus dan sensor utama 200MP. Samsung mengimbanginya dengan spesifikasi video selfie yang lebih unggul, namun sistem kamera Xiaomi secara keseluruhan lebih kaya fitur.
4. Harga
Xiaomi 18 Fold dibanderol dengan harga sekitar USD1.600 atau Rp28,4 jutaan, sedangkan Galaxy Z Fold 8 dihargai sekitar USD1.900 atau Rp33,8 jutaan. Hal ini memberikan keunggulan harga yang signifikan bagi Xiaomi, sembari tetap menghadirkan spesifikasi kelas flagship pada aspek layar, kamera, prosesor, dan baterai.
Apakah harganya sepadan?
Harga premium Samsung lebih mudah dipahami oleh pembeli yang mengutamakan One UI, Samsung DeX, jaminan tujuh pembaruan besar Android, serta ekosistem ponsel lipat yang sudah mapan. Di sisi lain, Xiaomi menawarkan kapasitas baterai yang jauh lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan perangkat keras kamera yang lebih canggih dengan harga lebih rendah. Jika hanya menilik spesifikasi, Xiaomi menawarkan nilai yang lebih baik.
Putusan
Xiaomi memberikan perangkat keras yang lebih mumpuni untuk harga yang ditawarkan, sehingga nilai jualnya lebih kuat. Biaya tambahan pada Samsung lebih berkaitan dengan dukungan perangkat lunak, fitur ekosistem, dan pengalaman penggunaan ponsel lipat Galaxy yang sudah teruji.
Disclaimer:
Harga yang tercantum adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada negara, wilayah, waktu peluncuran, dan pajak yang berlaku. Selalu pastikan apakah harga yang tertera berlaku untuk unit China atau varian global/internasional saat melakukan pembelian.
5. Kesimpulan
Xiaomi 18 Fold tampil unggul berkat kamera Leica 200MP, baterai 6000mAh, pengisian daya kabel 67W, pengisian daya nirkabel 50W, layar dengan tingkat kecerahan 4000-nit, serta perlindungan IP58/IP59. Di sisi lain, Samsung mengandalkan fitur DeX, tujuh pembaruan sistem operasi (OS) utama, layar bagian dalam anti-reflektif, dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Keduanya menyasar prioritas yang berbeda.
Kesimpulan Akhir
Xiaomi 18 Fold menjadi pemenang secara keseluruhan berkat kombinasi perangkat keras kamera, kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya, spesifikasi layar, dan harga yang lebih terjangkau. Galaxy Z Fold 8 tetap menjadi pilihan yang lebih kuat bagi pembeli yang mengutamakan ekosistem perangkat lunak Samsung serta dukungan jangka panjang.
Disclaimer: Harga, spesifikasi, dan ketersediaan dapat berbeda tergantung wilayah dan pengecer. Rekomendasi dalam artikel ini didasarkan pada opini redaksi, nilai fitur, dan posisi pasar pada saat penulisan. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri sebelum melakukan pembelian. (nano)














Facebook Comments