Tips Mengatasi Kulit Kusam Akibat Sinar Matahari dan Hiperpigmentasi dengan 6 Cara Mudah Ini

banner 468x60
Hiperpigmentasi? Atasi dengan cara-cara mudah di rumah ini! (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Kulit kusam akibat sinar matahari, kerutan, dan hiperpigmentasi adalah mimpi buruk bagi kulit Anda. Namun untungnya, ada beberapa cara rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi semua masalah tersebut sekaligus.

Dilansir dari Healthshots, Selasa (20/10/2026), dalam hal kecantikan, kita semua tentu menginginkan kulit yang mulus. Warna kulit apa pun tidak menjadi masalah, tetapi memiliki kulit yang bersih dan sehat tentu selalu didambakan. Masalah pigmentasi serta kurangnya rutinitas perawatan kulit dapat membuat kulit tampak kusam dan bersisik. Jika tidak segera ditangani, pigmentasi ini bisa berkembang menjadi hiperpigmentasi—yang tentu jauh lebih merepotkan.

Hiperpigmentasi merujuk pada perubahan warna kulit. Masalah pigmentasi kulit ini sangat umum terjadi, baik pada pria maupun wanita, di mana area kulit tertentu menjadi lebih gelap—sering kali muncul dalam bentuk bercak-bercak—sehingga warna kulit menjadi tidak merata.

Pada kasus hiperpigmentasi, area yang terdampak tampak lebih gelap dibandingkan bagian kulit lainnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh bekas jerawat, bintik-bintik wajah (freckles) yang berubah menjadi noda akibat paparan sinar matahari, atau karena kondisi kulit tertentu seperti psoriasis dan eksim.

Berbagai masalah kulit ini memicu peningkatan aktivitas melanosit, yang kemudian meningkatkan produksi melanin di dalam kulit. Melanin berlebih ini akan menumpuk di lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga menyebabkan hiperpigmentasi. Beberapa jenis hiperpigmentasi meliputi melasma dan noda akibat sinar matahari (sun spots), yang umumnya muncul pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, lengan, dan kaki.

Beberapa penyebab hiperpigmentasi
Penyebab utama hiperpigmentasi kulit adalah produksi berlebih dari pigmen berwarna cokelat yang disebut melanin. Melanin merupakan pigmen yang menentukan warna kulit dan diproduksi oleh sel melanosit di dalam kulit.

“Kondisi kulit seperti rosasea, psoriasis, eksim, dermatitis kontak; infeksi kulit seperti jerawat, kurap, panu, kandidiasis; serta perubahan hormon akibat kehamilan dapat menyebabkan hiperpigmentasi dan munculnya bercak gelap pada kulit. Faktor eksternal tertentu dan penggunaan obat-obatan—seperti paparan sinar UV yang berbahaya—juga dapat memicu hiperpigmentasi atau bercak gelap. Hal ini dapat menyebabkan produksi melanin berlebih di dalam kulit,” ujar dokter kulit ternama, Dr. Ajay Rana.

Beberapa tanda hiperpigmentasi yang dapat dikenali:
– Perubahan warna atau tampilan kulit yang tidak merata bisa menjadi awal munculnya bercak berpigmen.
– Bercak berwarna cokelat pada kulit.
– Bercak cenderung simetris.
– Bercak biasanya muncul di dahi, dagu, pipi, dan batang hidung; terkadang bisa juga muncul di lengan bawah dan leher.
– Sensasi seperti terbakar pada kulit.
– Kulit bersisik dan mengelupas.

Berikut adalah enam cara alami di rumah yang dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi:

1. Cuka apel mengandung senyawa polifenol yang bermanfaat untuk mengatasi hiperpigmentasi. Anda dapat menggunakannya setiap hari.

2. Tabir surya (sunscreen) adalah elemen paling penting untuk menangani hiperpigmentasi. Gunakan setiap hari, setidaknya 15–20 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari, karena produk ini memerlukan waktu untuk meresap ke dalam kulit. Oleskan kembali tabir surya setiap empat jam agar perlindungan tetap terjaga lebih lama. Langkah ini membantu mencegah sekaligus mengatasi pigmentasi kulit.

3. Kentang dikenal memiliki khasiat untuk melawan pigmentasi. Kentang dapat menjadi solusi efektif untuk area kulit yang mengalami pigmentasi atau noda. Caranya, belah kentang menjadi dua, lalu celupkan bagian yang telah dipotong ke dalam air. Gosokkan potongan kentang tersebut pada area kulit yang bermasalah dengan gerakan melingkar selama sekitar 10 menit. Setelah itu, basuh wajah Anda dengan air hangat. Ulangi prosedur ini dua hingga tiga kali seminggu untuk menghilangkan bercak gelap pada kulit.

4. Gunakan air teh hitam pada kulit. Caranya, rendam kapas ke dalam air teh hitam, lalu tempelkan atau usapkan pada area kulit yang mengalami pigmentasi setidaknya dua kali sehari.

5. Minyak kelapa merupakan bahan alami yang memiliki banyak manfaat medis. Cara ini dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati sekaligus melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya. Gunakan minyak kelapa dan pijatkan secara merata pada area kulit yang bermasalah agar minyak tersebut dapat meresap hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam. Biarkan selama kurang lebih 20–25 menit agar minyak terserap sepenuhnya. Setelah itu, basuh wajah Anda dengan air hangat. Lakukan perawatan ini setidaknya tiga kali seminggu untuk hasil yang lebih optimal.

6. Cendana dapat membantu mencerahkan noda akibat hiperpigmentasi. Untuk menggunakannya, campurkan bubuk cendana dengan air mawar hingga membentuk pasta yang halus. Oleskan pasta tersebut pada wajah dan diamkan selama sekitar 15–20 menit. Setelah kering, bilas wajah dengan air hangat.

“Pilihlah selalu produk perawatan kulit yang mengandung “alpha hydroxy acid” (AHA), karena kandungan ini efektif untuk mengurangi hiperpigmentasi,” saran Dr. Rana. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *