
Sukoharjonews.com – Di pasar sepeda motor sport naked 650cc, sebagian besar didominasi oleh produk yang menggunakan mesin 2 silinder segaris atau 4 silinder segaris. Namun ada satu model yang berani tampil beda dari Suzuki SV650 yang memilih menggunakan mesin V-twin dan menjadi satu-satunya model yang berani dijual sejak tahun 1998 dengan sangat sedikit perubahan model.
Dikutip dari Greatbiker, Selasa (6/5/2025), pada tahun 2025, ada model baru yang telah disempurnakan untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat dan diharapkan menjadi model terakhir sebelum perubahan besar tahun depan.
Suzuki SV650 pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998 dan terus dikembangkan hingga generasi terbarunya pada tahun 2016. Model ini menjadi fondasi bagi model tahun 2025, dengan mesin yang diperbarui untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat. Motor ini masih menggunakan mesin 645 cc V-twin, DOHC, 4 katup, berpendingin cairan. Penyempurnaan baru tersebut akan menghasilkan tenaga maksimum sebesar 72 tenaga kuda (hp) pada 8.500 rpm, torsi maksimum sebesar 6,4 kg-m pada 6.500 rpm, dan konsumsi bahan bakar menurut standar WMTC yang terukur sebesar 24,4 kilometer per liter bahan bakar.




Dari segi tampilan dan komponen kendaraan, tidak akan ada perubahan dari model facelift terbaru tahun 2020 ini. Motor ini akan dilengkapi dengan sistem lampu depan Multi-Reflector, sedangkan lampu belakang dan berbagai lampu sein akan menggunakan LED. Layar tampilannya adalah LCD digital sepenuhnya. Kapasitas tangki bahan bakarnya adalah 14 liter. Jok Flat Type dirancang untuk menopang tubuh yang tepat saat berkendara.
Pembaruan untuk Suzuki SV650 2025 lebih difokuskan pada perubahan warna bodi daripada perubahan mekanis. Model 2025 akan hadir dengan tiga warna baru: Pearl Vigor Blue/Matte Black Metallic No.2 dengan bodi dan pelek biru, dan Pearl Matte Shadow Green/Matte Black Metallic No.2 dengan kombinasi warna hijau tua, beserta rangka dan pelek perunggu.
Dalam hal penjualan, Suzuki Motorcycle Japan akan menjual Suzuki SV650 2025 di Jepang dengan harga 836.000 yen, atau sekitar Rp94,9 jutaan, yang merupakan kenaikan sekitar 33.000 yen, atau sekitar Rp3,7 jutaan, dari model 2024. (nano)



Facebook Comments