Ragam  

Sungai Perengsari Kartasura Tercemar BBM, Diduga dari Tangki SPBU yang Bocor

DLH Sukoharjo bersama Forkopimcam Kartasura saat mengecek sungai yang tercemar BBM yang diduga dari kebocoran tangki SPBU.

Sukoharjonews.com (Kartasura) – Sungai Perengsari di Dukuh Perengsaru Rt 02/05, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo tercemar bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut membuat resah warga karena pencemaran tersebut menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan merembet ke sumur warga.


Tercemarnya sungai oleh BBM tersebut diduga karena adanya kebocoran tangki SPBU yang ada di wilayah tersebut. Warga berharap masalah tersebut segera diatasi karena juga rawan menimbulkan kebakaran.

Masalah pencemaran tersebut sudah dicek oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Forkopimcam Kartasura. Saat pengecekan lokasi, manajemen SPBU juga diundang agar segera melakukan pengecekan tangki SPBU khususnya Pertamax yang diduga bocor dan mencemari tanah serta sungai.

“Sebelumnya ada laporan masyarakat dan kami langsung cek lokasi bersama DLH dan semua pihak terkait,” ujar Camat Kartasura, Joko Miranto, Kamis (28/7/2022).

Dikatakan Joko, dari pengecekan tersebut DLH menyampaikan jika air sungai sudah tercemar BBM sehingga harus ditangani secepatnya. Petugas DLH sudah mengambil sampel untuk dilakukan pengecekan laboratorium.


Salah satu warga Perengsari Kartasura, Wawan Kurniawan mengatakan, warga resah dengan adanya pencemaran sungai diduga akibat tercampur BBM jenis Pertamax. Menurutnya, baunya menyengat dan dikhawatirkan BBM yang diduga dari SPBU akan merembet ke sumur warga.

Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Sukoharjo, Suhardi mengatakan, DLH Sukoharjo sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan sungai diketahui tercemar BBM jenis Pertamax.

Terkait keberadaan SPBU sendiri, sebelumnya SPBU sempat tidak beroperasi cukup lama dan setelah berganti pemilik, SPBU dioperasikan kembali. Diduga tangki yang sudah lama tidak dipakai mengalami kebocoran begitu SPBU dioperasikan kembali dan tangki diisi dengan BBM.

“Pegawai SPBU akan melaporkan ke pemilik SPBU di Solo. Apabila benar ada kebocoran maka akan dilakukan perbaikan tangki bocor. Dari laporan warga kejadian serupa sekitar 10 tahun lalu ada kebocoran sama tapi BBM jenis solar,” ujarnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 3 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.