PMK Masih Mewabah di Boyolali, Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang

Pengumunan perpanjangan penutupan lima pasar hewan di Kabupaten Boyolali. (Foto: Pemkab Boyolali)

Sukoharjonews.com (Boyolali) – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih jadi ancaman di Kabupaten Boyolali. Pasalnya, selain puluhan ekor sapi diketahui positif PMK, masih terdapat ribuan sapi lainnya yang masuk kategori suspek. Untuk itu, penutupan pasar hewan diperpanjang hingga 20 Juni 2022.


Dikutip dari laman Pemkab Boyolali, sebelumnya penutupan pasar hewan sudah dilakukan per 27 Mei 2022 hingga 10 Juni 2022. Namun, karena PMK belum mereda, penutupan pasar hewan diputuskan untuk diperpanjang, mulai 11-20 Juni 2022.

“Dengan perpanjangan penutupan lima pasar hewan yang ada membuat penanganan PMK bisa lebih fokus,’ jelas Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Boyolali, Lusia Dyah Suciati.

Menurutnya, lima pasar hewan di Kabupaten Boyolali yang penutupannya diperpanjang adalah Pasar Hewan Jelok di Kecamatan Cepogo, Pasar Hewan Karanggede, Pasar Hewan Kalioso di Kecamatan Nogosari, Pasar Hewan Simo, dan Pasar Hewan Ampel.

“Kita perpanjang karena pada saat penutupan pertama tahap pertama kemarin tim reaksi cepat (TRC) yang melibatkan ensiminator PMI juga Polri ini lebih fokus dalam rangka penanganan PMK yang ada di kandang kandang,” jelas Lusi.

Lusi juga mengatakan, selain lebih berkonsentrasi pada penanganan PMK pada hewan ternak, dinas bersama PMI dan Polri lebih fokus pada penyemprotan pasar, serta lebih meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas perdagangan sapi di pasar hewan pada saat penutupan pasar hewan. Hal itu membuat hewan ternak yang mengidap PMK dapat sembuh dengan cepat serta mampu menekan penyebaran PMK.

“Saya minta kepada seluruh pedagang dan peternak ini harus bareng-bareng mendukung dalam menangani PMK ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, dari hasil tracking terhadap 6.184 ekor hewan ternak, ditemukan 1.310 ekor suspek PMK, 32 ekor positif PMK, mati 16 ekor, dan sembuh dari PMK sejumlah 468 ekor. Dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Boyolali, Kecamatan Mojosongo, Andong dan Ampel masuk dalam zona merah PMK.

Sedangan lima kecamatan masih berada di zona hijau yakni Kecamatan Wonosamodro, Sawit, Banyudono, Kemusu, dan Juwangi. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.