Honor X7e Plus vs Samsung Galaxy A37: Ponsel Kelas Menengah Mana yang Sebaiknya Anda Beli?

banner 468x60
Honor X7e Plus vs Samsung Galaxy A37. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Honor X7e Plus dan Samsung Galaxy A37 mengusung pendekatan berbeda untuk segmen kelas menengah. Honor memprioritaskan daya tahan baterai dan ketangguhan fisik, sementara Samsung berfokus pada kualitas layar, performa, kamera, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.

Dilansir dari Gizmochina, Kamis (13/8/2026), berikut adalah perbandingan keduanya dalam berbagai kategori utama.

1. Desain dan Layar
Konstruksi dan Rasa Genggaman
Honor X7e Plus mengutamakan ketangguhan dengan sertifikasi IP68/IP69K dan ketahanan jatuh dari ketinggian 2,5 meter, menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna yang memprioritaskan durabilitas tinggi. Konstruksi plastiknya membantu meredam benturan, sementara desain keseluruhannya lebih mengutamakan aspek praktis dibandingkan gaya premium. Pemindai sidik jari yang ditempatkan di sisi samping terasa cepat dan familier untuk penggunaan sehari-hari.

Samsung Galaxy A37 mengusung pendekatan yang lebih premium dengan penggunaan Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang, serta sertifikasi IP68. Pemindai sidik jari optik di bawah layar dan tampilan akhir yang lebih bersih memberikan kesan layaknya ponsel kelas atas (flagship). Ponsel ini terasa lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan aspek estetika dan kualitas tinggi di samping ketangguhan.

Kualitas Layar
Honor membekali X7e Plus dengan panel TFT LCD 120Hz yang menyajikan pengalaman gulir (scrolling) mulus dan visibilitas luar ruangan yang memadai. Namun, resolusi HD+ membatasi ketajaman gambar, dan teknologi LCD tidak mampu menandingi warna hitam pekat serta warna-warna cerah khas AMOLED.

Samsung jelas lebih unggul dengan layar Super AMOLED 120Hz yang memiliki resolusi Full HD+, tingkat kecerahan puncak lebih tinggi, kontras lebih kaya, dan perlindungan layar yang lebih kuat. Pengalaman menikmati konten media sehari-hari terasa jauh lebih imersif dan berkualitas pada Galaxy A37.

Putusan
Honor X7e Plus menonjolkan ketangguhan, sementara Samsung Galaxy A37 menawarkan pengalaman visual yang jauh lebih baik dan material yang lebih premium. Untuk aspek desain keseluruhan, kualitas layar, dan kenyamanan penggunaan sehari-hari, Samsung menawarkan paket yang lebih unggul.

2. Spesifikasi Termasuk Baterai
Performa
Honor X7e Plus ditenagai oleh chipset Snapdragon 4 Gen 4 dari Qualcomm yang dipadukan dengan sistem operasi Android 16 dan antarmuka MagicOS 10. Ponsel ini mampu menangani aplikasi sehari-hari, streaming, pesan instan, dan gim kasual dengan lancar, meskipun gim berat memerlukan pengaturan grafis yang lebih rendah. Perangkat kerasnya dirancang lebih mengutamakan efisiensi dibandingkan kecepatan murni.

Samsung Galaxy A37 mengusung chipset Exynos 1480 (4nm) dengan GPU Xclipse 530 dan penyimpanan UFS 3.1 yang lebih cepat. Multitasking menjadi lebih lancar, pembukaan aplikasi lebih cepat, dan performa gaming terasa jauh lebih tangguh. Samsung juga menjanjikan enam pembaruan besar Android, yang memberikan keunggulan jangka panjang yang signifikan.

Baterai dan Pengisian Daya
Daya tahan baterai adalah aspek keunggulan Honor. Baterai berkapasitas masif 8.100 mAh dapat dengan mudah bertahan selama beberapa hari bagi pengguna dengan intensitas pemakaian sedang, sementara fitur pengisian daya 45W dan pengisian daya kabel terbalik (*reverse wired charging*) memberikan kenyamanan ekstra.

Samsung memadukan baterai 5.000 mAh dengan kecepatan pengisian daya 45W yang sama. Meskipun daya tahannya lebih singkat, kapasitas ini tetap memadai untuk penggunaan berat seharian penuh, sembari mempertahankan profil bodi yang lebih ramping.

Putusan
Dari segi performa, dukungan perangkat lunak, dan kecepatan penyimpanan, Galaxy A37 jelas lebih unggul. Namun, untuk urusan daya tahan baterai, Honor X7e Plus adalah pemenangnya. Pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai maksimal sebaiknya memilih Honor, sedangkan Samsung tetap menjadi pilihan yang lebih unggul dalam hal performa menyeluruh.

3. Kamera
Lensa Utama dan Sekunder
Honor mengusung pendekatan sederhana dengan kamera utama 50MP yang didukung oleh sensor tambahan. Hasil foto di siang hari tergolong baik, dengan warna yang memanjakan mata dan rentang dinamis (dynamic range) yang memadai. Kameranya dapat diandalkan untuk kebutuhan fotografi sehari-hari, meskipun absennya lensa ultrawide membatasi fleksibilitas kreatif. Perekaman video terbatas pada resolusi 1080p.

Samsung menawarkan konfigurasi yang lebih serbaguna, mencakup kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 8MP, dan sensor makro khusus. Fitur stabilisasi gambar optik (OIS) meningkatkan kualitas foto di kondisi minim cahaya, sementara perekaman 4K dan gyro-EIS menghasilkan video yang lebih stabil. Kehadiran lensa tambahan ini membuat sistem kameranya jauh lebih fleksibel.

Kamera Selfie
Honor X7e Plus dilengkapi kamera depan 5MP standar yang memadai untuk panggilan video dan swafoto (selfie) kasual, namun tingkat detail dan rentang dinamisnya masih terbatas.

Kamera selfie 12MP milik Samsung menghasilkan gambar yang lebih tajam dan mendukung perekaman 4K dengan HDR 10-bit, menjadikannya pilihan yang jauh lebih unggul bagi para kreator konten dan pengguna media sosial.

Putusan
Samsung unggul telak dalam perbandingan kamera berkat stabilisasi yang lebih baik, lensa tambahan, kemampuan video yang lebih mumpuni, serta kamera selfie berkualitas jauh lebih tinggi. Honor memang mampu menghasilkan foto yang layak untuk penggunaan kasual, namun Galaxy A37 menawarkan pengalaman fotografi yang jauh lebih lengkap.

4. Harga
Honor X7e Plus dibanderol dengan harga sekitar USD275 atau Rp4,9 jutaan, menempatkannya sebagai ponsel kelas menengah yang terjangkau dengan keunggulan pada kapasitas baterai besar, daya tahan tangguh, speaker stereo, dan performa harian yang andal. Mengingat konstruksinya yang kokoh dan daya tahan baterai yang luar biasa, ponsel ini memberikan nilai lebih bagi pembeli yang mengutamakan aspek praktis dibandingkan fitur multimedia premium.

Samsung Galaxy A37 dibanderol sekitar USD375 atau Rp6,6 jutaan, yang menempatkannya di segmen yang lebih premium. Harga yang lebih tinggi ini membawa peningkatan signifikan, termasuk layar Super AMOLED, prosesor lebih cepat, perlindungan Gorilla Glass Victus+, kamera superior, penyimpanan UFS 3.1, dukungan Wi-Fi 6, serta jaminan pembaruan Android selama enam tahun. Meskipun kenaikan harganya cukup besar, peningkatan yang ditawarkan jauh melampaui sekadar spesifikasi teknis semata.

Putusan
Honor X7e Plus menawarkan nilai luar biasa bagi pembeli yang mengutamakan daya tahan baterai dan ketangguhan dengan anggaran terbatas. Samsung Galaxy A37 membenarkan harganya yang lebih tinggi dengan pengalaman penggunaan keseluruhan yang jauh lebih premium, menjadikannya investasi jangka panjang yang lebih baik.

5. Kesimpulan
Honor X7e Plus menonjol berkat baterai raksasa 8.100mAh, sertifikasi IP68/IP69K, ketahanan terhadap benturan (jatuh), dan fitur reverse wired charging. Ponsel ini dirancang bagi pengguna yang memprioritaskan ketahanan, keandalan di luar ruangan, dan masa pakai baterai yang sangat awet di atas segalanya.

Samsung Galaxy A37 hadir dengan keunggulan berupa layar Super AMOLED premium, perlindungan Gorilla Glass Victus+, performa Exynos 1480, stabilisasi gambar optik (OIS), perekaman video 4K, penyimpanan lebih cepat, konektivitas Wi-Fi 6, dukungan eSIM, dan enam pembaruan besar Android. Kombinasi ini menciptakan ponsel pintar yang lebih berkualitas dan tetap kompetitif selama bertahun-tahun.

Putusan
Pilih Honor X7e Plus jika daya tahan baterai yang luar biasa, ketangguhan fisik, dan nilai ekonomis menjadi prioritas utama. Pilih Samsung Galaxy A37 untuk layar yang lebih baik, performa lebih tangguh, kamera superior, dukungan perangkat lunak lebih lama, serta pengalaman penggunaan sehari-hari yang jauh lebih berkualitas dan nyaman.

Disclaimer:
Harga, spesifikasi, dan ketersediaan dapat berbeda tergantung wilayah dan pengecer. Rekomendasi dalam artikel ini didasarkan pada pendapat redaksi, nilai berdasarkan fitur, serta posisi pasar pada saat penulisan. Pembaca disarankan untuk melakukan riset sendiri sebelum melakukan pembelian. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *