
Sukoharjonews.com – Film Lionsgate “Now You See Me: Now You Don’t” merajai box office global dengan pendapatan USD75,5 juta. Film ini, yang juga meraih posisi pertama di pasar domestik, meraup USD54,2 juta secara internasional dari 64 negara.
Dikutip dari Variety, Selasa (18/11/2025), dirilis hampir satu dekade setelah film sebelumnya dalam seri ini, film ketiga “Now You See Me” meraih sukses di kalangan pembeli tiket mancanegara. Beberapa wilayah dengan pendapatan kotor tertinggi antara lain China (USD19,2 juta), Korea Selatan (USD3,9 juta), Prancis (USD3,5 juta), dan Inggris (USD3,2 juta). Ruben Fleischer menyutradarai “Now You See Me: Now You Don’t” dan film ini kembali menghadirkan bintang-bintang andalan waralaba Jesse Eisenberg, Woody Harrelson, Isla Fisher, dan Dave Franco sebagai sekelompok ilusionis ala Robin Hood. Film ini menghabiskan biaya produksi sebesar USD90 juta.
Film “Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle” produksi Sony dibuka di China dengan debut yang sangat besar, yaitu USD52,4 juta. Film ini kini menduduki peringkat kelima film terlaris tahun 2025, dengan pendapatan hampir USD730 juta.
Film “The Running Man” produksi Paramount, sebuah adaptasi novel distopia Stephen King dengan rating R, mengalami penurunan di box office global. Setelah sempat terpuruk dengan pendapatan domestik sebesar USD17 juta, film ini berhasil meraup pendapatan internasional sebesar USD11,2 juta dari 58 pasar internasional.
Hasil yang sangat buruk mengingat anggaran “The Running Man” yang mencapai USD110 juta. Film ini disutradarai oleh Edgar Wright, yang sebelumnya menyutradarai “Baby Driver” dan “Shaun of the Dead,” dan dibintangi oleh Glen Powell. Pasar utama untuk “The Running Man” meliputi Inggris (USD3,3 juta), Jerman (USD1,1 juta), dan Australia (USD1 juta).
Dan “One Battle After Another” dari Warner Bros. melampaui angka USD200 juta di box office global setelah meraup tambahan USD1,4 juta di luar negeri. Film thriller ini disutradarai oleh Paul Thomas Anderson dan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Sean Penn, dan Chase Infiniti.
Film tersebut mendapatkan beberapa ulasan terbaik tahun ini, tetapi bujetnya yang mencapai USD140 juta menjadikannya salah satu film gagal terbesar di tahun 2025. Pemilik bioskop mendapatkan setengah dari penjualan tiket, dan Warner Bros. menghabiskan puluhan juta dolar di atas biaya produksi untuk memasarkan film ini, yang membuatnya merugi besar. (nano)















Facebook Comments