Mulai Perhatikan! Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Mengurangi Makan Makanan Pedas!

Alasan harus berhenti makan makanan pedas.(Foto: republika)

Sukoharjonews.com – Makanan pedas memang digemari oleh banyak orang. Bahkan, kini sudah makin banyak tempat makan yang menawarkan menu makanan dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda. Padahal, rasa pedas itu bukanlah rasa. Pedas merupakan suatu sensasi yang muncul akibat zat kimia bernama capsaicin.


Kalau sensasi ini dikonsumsi secara pas, makanan pedas dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Namun jika dikonsumsi terlalu banyak, justru bisa membahayakan tubuh. Dikutip dari Young On Top, pada Selasa (11/6/2024), berikut alasan mengapa Anda harus mengurangi makanan yang pedas:

1. Gangguan Pencernaan: Makanan pedas dengan kandungan capsaicin yang tinggi dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan heartburn, maag, dan diare. Hal ini dapat memperburuk kondisi pencernaan yang sudah ada, seperti GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan Irritable Bowel Syndrome (IBS).

2. Memperburuk Wasir: Makanan pedas dapat memperburuk gejala wasir, seperti rasa sakit, gatal, dan perdarahan.


3. Memperlambat Penyembuhan Luka: Capsaicin dalam makanan pedas dapat memperlambat proses penyembuhan luka.

4. Meningkatkan Tekanan Darah: Capsaicin dalam makanan pedas dapat meningkatkan tekanan darah secara temporer.

5. Mengganggu Tidur: Konsumsi makanan pedas di malam hari dapat mengganggu kualitas tidur.

6. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh: Konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda lebih mudah terkena penyakit.


7. Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Menyusui: Konsumsi makanan pedas yang berlebihan dapat berbahaya bagi ibu hamil dan menyusui karena dapat menyebabkan heartburn dan diare.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *