
Sukoharjonews.com – Keychron menghadirkan tampilan luar yang jauh lebih unik untuk model K8 HE. Edisi Khusus All-Wood (Serba Kayu) ini mengganti sebagian besar cangkang luar keyboard dengan kayu walnut, namun tetap mempertahankan perangkat keras sakelar magnetik di dalamnya. Keyboard ini dibanderol dengan harga USD199,99 atau Rp534 ribuan dan sudah dapat dipesan melalui situs web Keychron.
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (6/10/2026), berbeda dengan Edisi Khusus K8 HE sebelumnya yang hanya menambahkan elemen kayu di bagian samping, versi ini menggunakan kayu walnut untuk bingkai maupun casing bagian bawah. Panel sampingnya terbuat dari aluminium berwarna cokelat hasil pemesinan CNC, sementara pelat aluminium menjadi struktur internalnya.
Penggunaan material alami berarti akan ada sedikit perbedaan antar-keyboard. Keychron menyatakan bahwa pola serat kayunya berbeda antara satu unit dengan unit lainnya, sehingga setiap keyboard memiliki tampilan yang khas.
Keycap yang serasi hadir dengan sentuhan akhir berwarna cokelat tua dan menggunakan profil OSA dengan konstruksi PBT double-shot. Keycap ini tidak tembus cahaya (non-shine-through), sehingga pencahayaan RGB tetap berada di bawah keycap dan tidak menembus huruf-hurufnya. Keychron juga menyertakan keycap pengganti untuk Mac dan Windows serta sakelar untuk beralih di antara kedua tata letak tersebut. Keyboard ini memiliki bobot 1.009 gram.
Di balik casing walnut tersebut terdapat sakelar magnetik Gateron Nebula “double-rail” yang sudah dilumasi sebelumnya. Sakelar ini bersifat “hot-swappable”, namun bukan berarti Anda bisa bebas menggunakan sembarang sakelar magnetik. K8 HE dirancang khusus untuk sakelar magnetik “double-rail” buatan Keychron sendiri, dan konfigurasi sensornya membatasi kompatibilitas dengan banyak alternatif dari pihak ketiga.
Sistem magnetik ini memungkinkan berbagai penyesuaian yang luas. Titik aktuasi dapat diatur secara terpisah untuk setiap tombol, mulai dari 0,2 mm hingga 3,8 mm, dengan interval penyesuaian sebesar 0,1 mm.
K8 HE menggunakan tata letak “tenkeyless”, sehingga tidak memiliki “numpad” (pad angka) di sisi kanan. Sistem “switch” magnetiknya juga berasal dari keluarga yang sama dengan yang digunakan pada Keychron K2 HE.
Keychron menyediakan tiga opsi koneksi untuk keyboard ini. Anda dapat menggunakan koneksi nirkabel 2,4 GHz, Bluetooth 5.2, atau USB-C.
Konfigurasi perangkat lunak dilakukan melalui aplikasi web Launcher milik Keychron. Keyboard ini menggunakan “firmware” QMK sumber terbuka, dan Launcher kini dilengkapi asisten AI yang dapat mengubah instruksi dalam bahasa sehari-hari menjadi pengaturan keyboard.
Keychron juga menambahkan beberapa lapisan di dalam casing untuk mengubah karakteristik suara keyboard. Kombinasi lapisan busa EVA, busa EPDM, dan film PET setebal 3,5 mm ditempatkan di dalamnya untuk membantu meredam suara saat mengetik.
K8 HE memiliki dimensi 365,94 × 133,13 mm dan sudut kemiringan pengetikan tetap sebesar 4 derajat. Keychron sebelumnya juga telah menawarkan versi “All-Wood” untuk model K2 HE dan K3 Max. Menurut pihak perusahaan, material kayunya telah dilapisi pelindung untuk menjaganya dari keringat dan kelembapan, sementara permukaannya akan perlahan membentuk patina alami seiring dengan pemakaian. (nano)














Facebook Comments