
Sukoharjonews.com – iPhone Duo dan Xiaomi 18 Fold mewakili dua pendekatan yang sangat berbeda terhadap ponsel lipat premium. Apple berfokus pada material premium, integrasi perangkat lunak, dan fitur video canggih, sementara Xiaomi mengedepankan spesifikasi perangkat keras dengan baterai lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan sistem kamera Leica yang serbaguna.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (24/9/2026), perbedaan harga juga menjadikan perbandingan ponsel lipat kelas atas ini sangat menarik.
1. Desain dan Layar
Konstruksi dan Rasa Penggunaan
iPhone Duo mengutamakan aspek premium dengan bingkai titanium, kaca Ceramic Shield, dan perlindungan IP68. Panel lipatnya memiliki lapisan akhir matte anti-pantulan, serta dukungan *tylus*yang meningkatkan produktivitas. Xiaomi hadir dengan Dragon Crystal Glass 3, bingkai aluminium, dan perlindungan IP58/IP59, menjadikan Xiaomi 18 Fold terasa lebih ringan namun tetap menawarkan daya tahan yang kokoh.
Kualitas Layar
Kedua ponsel menggunakan panel LTPO 120Hz dengan dukungan HDR dan Dolby Vision. Layar OLED bagian dalam iPhone Duo yang berukuran 7,6 inci mengutamakan kenyamanan baca berkat permukaan *nano-texture* dan lapisan anti-pantulan, sementara Xiaomi menawarkan tingkat kecerahan puncak yang lebih tinggi dan resolusi lebih tajam. Xiaomi menggunakan layar dalam glossy konvensional, sedangkan lapisan matte Apple kemungkinan lebih menarik bagi pengguna yang sering membaca atau bekerja dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Putusan
Xiaomi unggul dalam hal resolusi layar dan kecerahan puncak, namun Apple menawarkan pendekatan layar lipat yang lebih disempurnakan.
Dari segi kualitas konstruksi premium, ketahanan air, dan minimnya pantulan cahaya, iPhone Duo terasa lebih matang dan elegan.
2. Spesifikasi Termasuk Baterai
Performa
iPhone Duo ditenagai oleh cip A20 Pro 2nm buatan Apple, dipadukan dengan penyimpanan hingga 2TB dan RAM 12GB. Xiaomi menggunakan cip XRing O3 3nm dengan penyimpanan hingga 1TB dan RAM 16GB, serta teknologi UFS 4.1. Secara spesifikasi teknis, Xiaomi unggul dalam kapasitas memori, namun cip Apple dan platform iOS 27 yang terintegrasi erat menjanjikan performa stabil yang tangguh serta efisiensi tinggi.
Baterai dan Pengisian Daya
Perbedaan pada aspek baterai terlihat lebih mencolok. Xiaomi membekali perangkatnya dengan baterai litium-ion silikon-karbon berkapasitas 6.000 mAh yang mendukung pengisian daya kabel 67W, PPS 50W, dan pengisian daya nirkabel 50W. Sementara itu, duo iPhone mendukung pengisian daya kabel PD3.2—mencapai 50% dalam 20 menit—serta pengisian daya nirkabel MagSafe atau Qi2 sebesar 25W. Kapasitas baterai yang lebih besar dan pengisian daya nirkabel yang lebih cepat menjadikan Xiaomi pilihan yang lebih praktis bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai.
Putusan
Xiaomi unggul dalam hal kapasitas baterai, fleksibilitas pengisian daya, dan pilihan memori. Apple tetap menarik berkat efisiensi cip dan integrasi perangkat lunaknya, namun Xiaomi menawarkan paket perangkat keras yang lebih lengkap bagi pengguna dengan kebutuhan tinggi (power users).
3. Kamera
Lensa Utama dan Sekunder
Apple menggunakan sistem kamera ganda dengan sensor wide 48MP dan ultrawide 48MP, ditambah OIS berbasis pergeseran sensor (sensor-shift) dan fitur video canggih termasuk Dolby Vision 4K hingga 120fps, ProRes, serta video spasial. Xiaomi melangkah lebih jauh dengan kamera utama 200MP, telefoto 3x 50MP, dan ultrawide 50MP, yang didukung oleh lensa Leica, autofokus laser, dan perekaman 8K.
Kamera Selfie
Kamera selfie di bawah layar (under-display) pada iPhone Duo menjaga tampilan layar bagian dalam tetap bersih, sementara kamera layar luar 12MP-nya dilengkapi autofokus dan kemampuan video 4K. Xiaomi menggunakan kamera selfie 16MP pada kedua layar, namun membatasinya pada resolusi video 1080p. Untuk fleksibilitas fotografi, lensa telefoto khusus milik Xiaomi menjadi keunggulan utama; namun untuk perekaman video dan kelengkapan fitur perekaman secara keseluruhan, sistem Apple terlihat lebih matang.
Putusan
Xiaomi unggul dalam hal fleksibilitas kamera, berkat lensa telefoto, optik Leica, dan sensor utama 200MP. Apple lebih unggul dalam fitur video canggih dan tampilan kamera dalam yang lebih bersih berkat teknologi di bawah layar.
4. Harga
iPhone Duo dibanderol dengan harga sekitar USD2.000 atau Rp35,6 jutaan, menempatkannya dengan mantap di kategori ultra-premium. Xiaomi 18 Fold dihargai sekitar USD1.600 atau Rp28,4 jutaan, menciptakan selisih harga yang cukup besar. Keduanya menyasar pembeli yang menginginkan perangkat lipat kelas flagship, namun Xiaomi menawarkan harga jauh lebih rendah sembari memberikan RAM lebih besar, baterai lebih besar, dan konfigurasi tiga kamera.
Apakah harganya sepadan?
Harga premium Apple mungkin lebih mudah diterima oleh pembeli yang sudah terikat dengan ekosistem iOS, MagSafe, fitur satelit, dan ekosistem Apple yang lebih luas. Xiaomi menawarkan nilai perangkat keras yang lebih unggul, dengan pengisian daya lebih cepat, kamera lebih fleksibel, dan RAM hingga 16GB. Kecuali jika ekosistem atau pengalaman perangkat lunak Apple menjadi prioritas utama, Xiaomi 18 Fold membuat pertimbangan harganya jauh lebih mudah diterima.
Putusan
Xiaomi unggul dalam hal nilai sepadan dengan harga (value for money). Harganya yang lebih rendah dipadukan dengan spesifikasi perangkat keras yang lebih tangguh, menjadikan 18 Fold pilihan yang lebih menarik bagi pembeli yang mengutamakan nilai fitur dibandingkan harga.
5. Kesimpulan
iPhone Duo tampil unggul dengan konstruksi titanium, perlindungan IP68, layar bagian dalam anti-pantulan bertekstur nano, dukungan stylus, MagSafe, konektivitas satelit, dan kemampuan video khas Apple. Xiaomi merespons dengan kamera Leica, lensa telefoto 3x, perekaman video 8K, kontrol inframerah, pengisian daya nirkabel 50W, dan baterai 6000mAh, yang menghadirkan rangkaian fitur sangat lengkap.
Perbedaan-perbedaan ini membuat kedua ponsel lipat tersebut memiliki karakteristik yang sangat kontras. iPhone Duo dibangun dengan mengandalkan ekosistem Apple, material premium, dan penyempurnaan berbasis perangkat lunak, sementara Xiaomi lebih menonjolkan kelengkapan perangkat keras dan kecepatan pengisian daya. Bagi sebagian besar pembeli ponsel lipat yang mengutamakan fitur, kombinasi fleksibilitas kamera, kapasitas baterai, dan harga yang lebih rendah menjadikan Xiaomi pilihan yang lebih unggul secara praktis.
Kesimpulan Akhir
Xiaomi 18 Fold adalah pemenang secara keseluruhan dalam hal nilai perangkat keras dan fleksibilitas penggunaan. iPhone Duo tetap menjadi pilihan yang lebih tepat bagi pembeli yang memprioritaskan ekosistem Apple, material premium, dan fitur video canggih.
Disclaimer: Harga, spesifikasi, dan ketersediaan dapat berbeda tergantung wilayah dan pengecer. Rekomendasi dalam artikel ini didasarkan pada opini redaksi, nilai fitur, dan posisi pasar pada saat penulisan. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri sebelum melakukan pembelian. (nano)














Facebook Comments