Ibu Wajib Tahu, Inilah Tanda-tanda Si Kecil Kekurangan ASI

Tanda bayi kurang asi.(Foto: genbest)

Sukoharjonews.com – Jumlah ASI yang diproduksi oleh setiap Ibu mungkin berbeda-beda. Begitu juga jumlah ASI yang diminum oleh si Kecil. Pada bayi yang minum ASI sedikit, hal ini tentu dapat memunculkan kekhawatiran pada Ibu apakah ia mendapatkan ASI yang cukup atau tidak. Terlebih, sulit mengukur volume ASI yang keluar ketika menyusui secara langsung.


Ciri-ciri yang muncul akibat bayi kurang ASI harus diwaspadai karena kondisi ini dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan tumbuh kembangnya. Dikutip dari Mother and Beyond, pada Jumat (14/6/2024), berikut tanda-tanda si kecil kekurangan ASI:

1. Jarang buang air kecil
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), salah satu tanda bayi normal mendapatkan cukup ASI adalah buang air kecil 1-2 kali per hari dalam 12-24 jam pertama kehidupan. Frekuensi buang air kecil ini akan meningkat dalam beberapa hari menjadi 6-8 kali per hari setelah Si Kecil berusia 5 hari.

Nah, jika frekuensi buang air kecil bayi Anda kurang dari tanda normal di atas, maka bisa jadi bayi Anda kurang ASI. Menurut IDAI, salah satu tanda bahaya yang harus diwaspadai adalah jika bayi buang air kecil kurang dari 6 kali dalam sehari setelah hari ke-5.


2. Cenderung rewel dan tidak akrif
Cara termudah untuk menilai bayi cukup atau kurang ASI adalah dengan melihat sikapnya. Umumnya, bayi yang kurang ASI akan rewel, tidak ceria, atau bahkan kurang aktif dibandingkan hari-hari biasanya. Bayi yang cukup ASI akan terlihat tenang dan nyaman. Setelah disusui, Si Kecil akan terlihat kenyang, tidak rewel, dan bahkan bisa langsung tertidur pulas.

3. Warna urine pekat
Meski masih ASI eksklusif, warna urine bayi juga bisa berubah-ubah. Menurut IDAI, bayi cukup ASI ditandai dengan urin yang sangat pekat dalam beberapa hari pertama. Dalam urin bayi mungkin terlihat pengendapan seperti bata merah yang merupakan kristal asam urat (debu batu bata).

Nah, jika urine bayi pada popok masih berwarna merah bata setelah hari ke-5, maka Anda perlu waspada karena ini bisa jadi tanda bahaya bayi kurang ASI. Warna urine bayi yang kurang ASI juga mungkin akan berwarna kuning tua seperti jus apel. Jangan sepelekan warna urine bayi Anda!


4. Kulit kering
Sama seperti orang dewasa yang mengalami dehidrasi, tanda bayi yang kurang ASI juga bisa terlihat dari kulitnya. Umumnya, kulit bayi yang kurang ASI terlihat kering, tidak halus, dan mungkin mudah mengalami iritasi. Tak hanya kulit, area sekitar mulut dan mata bayi juga bisa terlihat lebih kering dibandingkan biasanya. Hal ini mungkin karena tubuhnya kekurangan cairan, sehingga sulit mengeluarkan cairan tubuh.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *