[HOAKS] Rupiah Sengaja Dilemahkan Bank Indonesia

banner 468x60
Hoaks rupiah sengaja dilemahkan Bank Indonesia. (Foto: Komdigi)

Sukoharjonews.com – Sebuah unggahan berupa hoaks beredar di media sosial Facebook. Unggahan mengeklaim jika nilai rupiah sengaja dilemahkan oleh Bank Indonesia dengan tujuan mendorong ekspor dan menarik investor asing.

Dilansir dari Komdigi, Senin (8/6/2026), berikut ini cek faktanya:

Penjelasan:

Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengeklaim narasi bahwa nilai rupiah sengaja dilemahkan oleh Bank Indonesia dengan tujuan mendorong ekspor dan menarik investor asing.

Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, setelah dilakukan pengecekan menggunakan teknik reverse image search dengan memasukkan potongan video, hasilnya mengarah ke saluran Youtube milik Astronacci berjudul “URGENT! Rupiah HIT 17.520! What Next dan Apa Yang Harus Kalian Persiapkan” yang tayang pada 14 Mei 2026.

Astronacci adalah perusahaan jasa riset dan edukasi trading. Pada video yang tayang pada pertengahan Mei 2026 tersebut, Robert sebenarnya hanya memancing diskusi mengenai isu apakah rupiah sengaja dilemahkan. Namun, setelah dicermati, tidak ada pernyataan Robert dan Gema dalam video tersebut yang menuding bahwa Bank Indonesia sengaja melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Menurut Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda juga mengatakan bahwa dugaan Bank Indonesia melemahkan nilai Rupiah tidak beralasan. Menurut dia, jika hal itu dilakukan, Bank Indonesia justru merugi. Selain itu, salah satu tugas dan fungsi yang harus dilakukan Bank Indonesia adalah menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi.

Kategori: Hoaks

Link Counter

– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/06/06/111200982/-hoaks-rupiah-sengaja-dilemahkan-bank-indonesia?page=all#page2

– https://www.youtube.com/watch?v=AwRZ5K0paLg. (*)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *