
Sukoharjonews.com – Samsung menggoda penggemar dengan ponsel Galaxy tri-fold, dan bocoran dari @PandaFlashPro mengungkap prototipe ponsel tersebut menggunakan baterai silikon-karbon. Raksasa Korea Selatan itu dilaporkan ingin menjaga ponsel tri-fold-nya tetap ramping, dan teknologi baterai baru tersebut dapat membantu mengurangi ketebalan. Ponsel tersebut dikabarkan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2025.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (11/5/2025), ambisi Samsung untuk tri-fold disinggung selama acara Unpacked pada bulan Januari, bersamaan dengan headset XR dan kacamata AR. Jika benar, bocoran tentang baterai silikon-karbon ini akan menjadi yang pertama bagi Samsung. Bocoran sebelumnya mengisyaratkan penerapannya pada seri S26.
Meskipun kapasitas baterainya diharapkan tetap sama—sekitar 5.500mAh untuk S26 Ultra—itu dapat membantu mengurangi berat dan ketebalan ponsel. Hal yang sama dapat diharapkan dari Galaxy tri-fold yang akan datang.
Tidak seperti baterai Li-ion tradisional dengan anoda grafit, teknologi silikon-karbon menggunakan anoda silikon untuk kepadatan energi yang lebih tinggi, memungkinkan penyimpanan daya yang lebih banyak dalam ruang yang lebih sedikit.
Masalahnya? Baterai tri-fold dilaporkan di bawah 5.000 mAh, memprioritaskan desain yang lebih tipis daripada waktu penggunaan yang lebih lama. Sebagai konteks, pembuat ponsel pintar Tiongkok seperti vivo dan Xiaomi kini menawarkan baterai 6.500 hingga 7.000 mAh, yang mengubah ekspektasi di pasar ponsel pintar dan bank daya. Samsung dilaporkan berfokus pada ketebalan Z Fold 7, dan tampaknya memiliki strategi serupa untuk tri-fold-nya.
Kepadatan silikon-karbon yang lebih tinggi dapat memungkinkan Samsung mengecilkan baterai sambil tetap menyamai kapasitas 4.400 mAh dari Z Fold 6. Namun karena kebocoran ini didasarkan pada prototipe, bentuk akhir tri-fold—yang mungkin diluncurkan pada Juli 2025 bersamaan dengan Z Fold 7—masih belum pasti.
Akankah Samsung berhasil menyeimbangkan antara ketipisan, daya tahan, dan masa pakai baterai, atau teknologi ini masih terlalu dini untuk dipasarkan? Dengan Mate XT lipat tiga buatan Huawei yang sudah beredar di pasaran, Samsung akan menghadapi persaingan ketat, setidaknya di China. (nano)



Facebook Comments