Fase Kepulangan Jemaah Haji ke Tanah Air, Keluhan Kesehatan Menurun

Tim Kesehatan Daker Bandara saat memberikan pelayanan pada jemaah. (Foto: Dok Kemenag)

Sukoharjonews.com (Jeddah) – Setelahpuncak haji selesai, penyelenggaraan ibadah haji masuk ke fase kepulangan. Jemaah punmerasa bahagia akarena akan kembali ke tanah air. Karenanya, keluhan terhadap kesehatan mereka sangat minim sekali.


Hal tersebut diungkapkan oleh Petugas Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Bandara, dr. Aria Dewangga saat mengantarkan kepulangan jemaah di King Abdul Aziz International Airport Jeddah (KAAIA), dikutip dari laman Kemenag, Selasa (25/6/2024).

“Keluhan jemaah terhadap sakit tidak sebanyak pada saat kedatangan, karena secara psikis jemaah lebih bahagia setelah puncak ibadah haji dan akan kembali ke pangkuan keluarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah satu jemaah asal Solo dari kelompok terbang 23 Embarkasi Solo (SOC-23), Mbah Soemarno Sukarto, 92. Meski telah senja usianya, ia tampak lebih segar, karena sudah lega menjalani ibadah haji dan akan kembali ke Tanah Air. Tak sedikit pun tampak sisa-sisa lelah di wajahnya, yang tersisa adalah ingatan bahwa ia telah tuntas menaklukkan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).


Bahkan kepada petugas, ia masih dengan lancar menceritakan keberangkatannya yang ditemani putri tercinta.

Salah satu Tim Kesehatan Daker Bandara, Rendi Yoga menyebutkan intensitas kedatangan jemaah ke klinik bandara juga relatif menurun. Hal ini tentu sangat berbeda dibanding saat kedatangan jemaah.

“Saat ini, biasanya keluhan jemaah itu kelelahan. Obatnya cuma teh anget dan diajak ngobrol tentang anak cucunya,” ungkap Rendi saat menangani jemaah kelelahan dari kloter SOC-09

Rendi menuturkan keluhan jemaah jelang kepulangan ke tanah air didominasi kembung dan kelelahan akibat perjalanan dari Makkah menuju bandara.

“Apalagi jemaah yang tidak terbiasa terkena AC bus,” ungkapnya.


Rendi pun membagikan tips pada jemaah saat menanti masa kepulangan:

1. Packing barang yang ringkas, tidak terlalu berat dan tidak terlalu banyak tentengan agar tidak kerepotan dan kelelahan di perjalanan

2. ⁠Istirahat cukup menjelang kepulangan

3. ⁠Senam pagi bersama

4. ⁠Makan makanan yang cukup, ditambah buah terutama bagi lansia.

5. ⁠Jangan lupa siapkan obat untuk perjalanan terutama obat yang rutin dikonsumsi pada tas yang mudah dijangkau atau tas paspor. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *