
Sukoharjonews.com – Caviar, perusahaan yang dikenal karena membalut perangkat keras standar Apple dengan material mewah, telah mengumumkan koleksi “Black Edition” terbarunya. Jajaran produk ini mencakup versi yang telah dimodifikasi secara ekstensif dari iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo yang dapat dilipat. Daya tarik utama dari peluncuran ini adalah desain yang sepenuhnya berwarna hitam pekat dan—untuk beberapa model tertentu—penghilangan modul kamera secara fisik.
Dilansir dari Gizmochina, Senin (5/10/2026), koleksi ini mencakup beberapa tingkatan berbeda, dengan Supersonic iPhone 18 Pro dan Ultimate iPhone Duo sebagai model yang paling menonjol. Kedua perangkat ini sepenuhnya menghilangkan tonjolan kamera belakang, menggantinya dengan panel datar dan mulus yang terbuat dari titanium kelas kedirgantaraan (aerospace-grade).
Caviar juga telah menonaktifkan kamera depan pada tingkat perangkat keras. Menurut perusahaan, desain tanpa kamera ini ditujukan bagi pengguna yang bekerja di lingkungan perusahaan atau pemerintahan dengan tingkat keamanan tinggi, di mana perangkat berkamera dilarang digunakan.
Tanpa lensa, bagian belakang ponsel hanyalah lembaran logam datar. Model Supersonic menggunakan sentuhan akhir “satin” untuk mengurangi pantulan cahaya, sementara Ultimate iPhone Duo menampilkan tekstur garis vertikal (brushed finish) yang warnanya berubah antara hitam dan grafit tergantung pada pencahayaan. Keduanya menampilkan logo Apple berwarna hitam pekat yang rata dan menyatu dengan bodi ponsel.
Jika Anda benar-benar ingin mengambil foto menggunakan ponsel, tersedia empat model lain dalam jajaran ini: Versus, Titanium, Signature, dan Prestige. Model-model ini tetap mempertahankan perangkat keras kamera standar Apple, namun mengganti panel belakang kaca bawaan pabrik dengan material seperti kulit buaya hitam, sekrup titanium yang terekspos, dan lapisan emas murni 999.
Model Signature dan Prestige secara khusus menggunakan aksen emas berbentuk V yang kontras dengan paduan kulit hitam dan logam. Desainnya tampil lugas, lebih mengandalkan perbedaan tekstur material ketimbang penggunaan warna-warna mencolok.
Modifikasi eksterior ini sama sekali tidak mengubah spesifikasi internal, baterai, maupun perangkat lunak dari model dasar iPhone tersebut. Biaya yang Anda keluarkan sepenuhnya ditujukan untuk bodi kustom dan status produksinya yang terbatas.
Harga dan Ketersediaan
Caviar hanya memproduksi 19 unit untuk setiap model. Harga dimulai dari USD10.560 atau Rp188,8 jutaan untuk Versus iPhone 18 Pro dengan lapisan belakang berbahan kulit, dan mencapai USD10.770 atau Rp192,6 jutaan untuk versi Supersonic tanpa kamera.
Model lipat iPhone Duo dibanderol dengan harga lebih tinggi, mulai dari USD13.410 atau Rp239,8 jutaan untuk versi Titanium hingga USD13.990 atau Rp250,2 jutaan untuk edisi Ultimate tanpa kamera. Setiap perangkat dikirimkan dalam kotak khusus yang dapat dikunci, lengkap dengan koin peringatan berlapis emas. (nano)














Facebook Comments