
Sukoharjonews.com – Casio akan merilis G-Shock edisi terbatas baru, MRG-B2100HR-1A, pada bulan November 2026. Dirancang untuk memperingati ulang tahun ke-30 lini MR-G perusahaan, jam tangan ini memadukan seni pengerjaan logam tradisional Jepang dengan teknologi pemrosesan laser modern.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (30/9/2026), produksinya dibatasi hanya 800 unit di seluruh dunia, masing-masing dengan nomor seri yang terukir, dan memiliki harga eceran yang disarankan sebesar ¥1.100.000 atau Rp124,5 jutaan di Jepang.
Casio bekerja sama dengan Hiroto Rakusho, seorang pengrajin lembaran logam (metal leaf) yang berbasis di Kyoto, untuk mengaplikasikan lembaran platinum pada pelat jam (dial) yang bermotif kisi-kisi. Karena proses pelapisan lembaran logam ini dilakukan secara manual, tekstur dan pantulan cahaya pada setiap unit dari 800 jam tangan tersebut akan sedikit berbeda satu sama lain.
Untuk bagian bezel dan gelang jam, Casio menggunakan teknik warna struktural alih-alih pigmen atau pewarna tradisional. Perusahaan menggunakan laser pulsa ultra-pendek untuk membentuk tekstur mikroskopis pada permukaan logam. Struktur mikro ini memantulkan cahaya untuk menciptakan efek perubahan warna yang bergantung pada sudut pandang—sebuah proses yang mirip dengan cara cahaya berinteraksi dengan mineral tertentu atau sayap kupu-kupu.
Jam tangan ini dibuat dari campuran paduan logam dengan tingkat kekerasan tinggi. Bezel bagian atas terbuat dari Cobarion, paduan kobalt-krom yang jauh lebih keras dibandingkan titanium standar. Gelang jamnya menggunakan titanium DAT55G, sementara bodi utama (case), penutup belakang, dan tombol-tombolnya dibuat dari titanium Ti64.
Untuk mempertahankan standar ketahanan benturan G-Shock dengan eksterior yang sepenuhnya berbahan logam, bezel dibagi menjadi 27 komponen terpisah yang dilengkapi dengan penyangga peredam (buffer) terintegrasi. Seluruh bagian luarnya kemudian dilapisi dengan lapisan diamond-like carbon (DLC) untuk mencegah goresan.
Dari segi internal, MRG-B2100HR-1A berfungsi layaknya jam tangan G-Shock dengan fitur konektivitas pada umumnya. Jam ini ditenagai oleh sistem “Tough Solar” khas Casio, yang mampu bertahan hingga lima bulan dalam sekali pengisian daya pada penggunaan normal.
Jam tangan ini menggunakan Bluetooth untuk menyinkronkan waktu secara otomatis melalui aplikasi ponsel pintar Casio Watches, sementara fitur kontrol radio Multi-Band 6 menyediakan opsi tambahan untuk menjaga akurasi waktu. Jam ini juga dilengkapi fitur ketahanan air hingga kedalaman 200 meter, kaca kristal safir, dan lampu latar LED. (nano)














Facebook Comments