Buron Dua Bulan, Tersangka Kasus Sabu 47 Kilogram Jaringan Malaysia-Riau Akhirnya Ditangkap

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar. (Foto: Humas Polri)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Dua orang buronan kasus sabu seberat 47 kilogram (kg) jaringan Malaysia-Riau akhirnya berhasil ditangkap setelah kabur dua bulan. Penangkapan dilakukan oleh Ditipidnarkoba Bareskrim Polri. Dua tersangka tersebut adalah Abdullah dan Zaenab yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak April 2022 lalu.


Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar menyampaikan, penangkapan buronan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus narkoba yang diungkap pada 12 April 2022 di Perairan Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

“Di mana pada waktu tersebut petugas menangkap empat orang tersangka atas nama M Nofriadi, Heriadi, M Daud, dan Agus Miran alias Agus Togong,” tutur Krisno dalam keteranganya, dikutip dari laman Humas Polri, Kamis (16/6/2022).

Menurut Krisno, tersangka Abdullah merupakan pengendali dari sindikat transporter Agus Togong dan kawan-kawan yang menjemput sabu ke perairan Malaysia. Dia pun ditangkap pada Minggu, 12 Juni 2022 sekitar pukul 09.00 WIB di kamar Kos Jalan Garuda Sakti, Perumahan Unri, Kelurahan Air putih, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

“Abdullah terhubung langsung dengan Mr. X, dia sebagai trader di Malaysia dan penyidik mendeteksi adanya transaksi keuangan yang membiayai operasional Nofriadi, Heriadi, dan M Daud menjemput narkoba dari Bengkalis ke perairan Malaysia,” jelas dia.

Dari penangkapan kedua buronan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti antara lain empat unit handphone dan dua kartu ATM. Adapun rencana tindak lanjut yakni menuntaskan penyidikan dan melakukan pengembangan kasus ke penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami sudah naikkan ke penyidikan TPPU untuk TPA 47 kilogram,” lanjut Krisno.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menggelar pemusnahan sejumlah barang bukti narkoba hasil pengungkapan kasus jaringan Aceh dan Riau. Total narkotika yang dimusnahkan ada 238 kilogram sabu dan 121 kilogram ganja.

“Sabu atau methamphetamine 238 ribu gram, ganja 121 ribu gram, disita dari empat kasus dengan tersangka berjumlah 13 orang,” tutur Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022). (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.