Tak Berkategori  

Berjuang Melawan Lemak Membandel? Hormon Anda Mungkin Menjadi Penyebabnya, Simak Cara Mengatasinya

banner 468x60

Penurunan berat badan dapat dicapai dengan diet yang tepat. (Foto: iStock)

Sukoharjonews.com – Jika berat badan Anda tidak berubah apa pun yang Anda lakukan, hormon Anda mungkin memainkan peran yang lebih besar daripada yang Anda kira. Banyak wanita berjuang melawan perut buncit dan lemak membandel yang tidak kunjung hilang. Anda mungkin telah mencoba segalanya – pemotongan kalori, latihan intensif, dan bahkan puasa tetapi timbangan tidak kunjung berubah.

Dikutip dari NDTV Food, Kamis (22/5/2025), pakar manajemen berat badan Neha Parihar menyarankan bahwa kunci untuk menembus dataran tinggi ini adalah menyelaraskan diet Anda dengan siklus menstruasi Anda. Salah satu kliennya menghadapi masalah serupa, dan ketika dia mulai makan sesuai siklusnya, tubuhnya mulai bekerja dengannya daripada melawannya.

Makan sesuai siklus Anda untuk menurunkan berat badan
Parihar mengungkapkan rencana diet langkah demi langkahnya di Instagram, menjelaskan bagaimana setiap fase siklus menstruasi memengaruhi metabolisme dan penyimpanan lemak.

Fase Folikuler (Hari 1-14)
Fase ini adalah tentang energi dan pembaruan. Fokusnya harus pada makanan yang ringan, segar, dan berenergi tinggi seperti gandum, lentil, dan biji-bijian. Ini juga merupakan waktu terbaik untuk menggabungkan latihan kardio untuk meningkatkan pembakaran lemak.

Fase Ovulasi (Pertengahan Siklus)
Makanan seimbang dengan makanan kaya protein seperti paneer, telur, dan lentil membantu mengendalikan keinginan makan. Latihan kekuatan selama fase ini memaksimalkan metabolisme dan pembentukan otot.

Fase Luteal (Hari ke-15-28)
Ini adalah saat gejala PMS, kembung, dan keinginan makan menyerang. Makanan kaya magnesium seperti bayam, cokelat hitam, dan biji labu dapat membantu mengatasi masalah ini. Memprioritaskan biji-bijian utuh dan hidrasi juga bermanfaat.

Fase Menstruasi (Selama Periode)
Karena kadar energi turun selama menstruasi, penting untuk fokus pada makanan penambah zat besi seperti bit, kurma, dan sayuran yang dimasak. Latihan ringan dan intensitas rendah seperti yoga atau jalan kaki mendukung pemulihan.

Dengan mengikuti pendekatan ini, klien Neha melihat perubahan yang signifikan. Dalam beberapa minggu, perutnya kembung berkurang, kadar energinya meningkat, dan tubuhnya mulai membuang lemak, bukan otot. Pada minggu keenam, lemak perutnya terlihat berubah, dan pada minggu ke-12, berat badannya mencapai berat yang tidak pernah ia duga sebelumnya!

Tips ahli untuk menstruasi yang sehat dan nyaman
Konsultan Ahli Gizi Rupali Datta menekankan bahwa pola makan yang seimbang dapat membuat menstruasi lebih nyaman, mengelola ketidakseimbangan hormon, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah rekomendasi pola makan terbaiknya:

– Gandum Utuh: Gandum utuh, oat, dan beras merah menyediakan serat untuk mencegah sembelit dan kaya akan vitamin B dan antioksidan.

– Produk susu: Susu rendah lemak, dahi (yogurt), dan lassi membantu pencernaan dan menyediakan probiotik. Kalsium dalam produk-produk ini membantu mengurangi kram menstruasi.

– Protein Sehat: Kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian (terutama rami dan chia), dan salmon menyediakan nutrisi penting seperti asam lemak omega-3 dan fitonutrien. Asupan protein sangat penting untuk mengimbangi kehilangan darah.

– Sayuran: Sayuran berdaun hijau menambahkan serat dan zat besi untuk melawan kehilangan darah. Sayuran juga menyediakan antioksidan yang membantu mengurangi stres dan peradangan.

– Buah: Buah utuh lebih baik daripada jus, karena mengandung serat dan tidak menyebabkan kembung karena gula berlebih. Minuman yang menghidrasi seperti air lemon dan air kelapa adalah pilihan yang sangat baik.

– Lemak Sehat: Mengonsumsi lemak sehat dalam jumlah sedikit memang perlu. Namun, makanan yang digoreng harus dihindari untuk mencegah ketidaknyamanan pencernaan.

Dengan memahami bagaimana fluktuasi hormon memengaruhi metabolisme, keinginan, dan penyimpanan lemak, Anda dapat membuat pilihan diet yang lebih cerdas. Makan sesuai siklus tidak hanya membantu menghilangkan lemak membandel tetapi juga meningkatkan keseimbangan hormon, meningkatkan energi, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Cobalah pendekatan berbasis siklus ini dan lihat tubuh Anda merespons dengan cara yang sama sekali baru! (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *