
Sukoharjonews.com – Salah satu hal yang paling dianjurkan dalam menghadapi rasa marah adalah dengan mengendalikannya dan tidak membiarkan rasa marah tersebut menguasai diri kita sampai melakukan hal-hal keburukan.
Mengendalikan rasa marah juga dapat dijadikan sebagai ukuran kekuatan batin seseorang. Oleh karena itu, orang yang mampu menguasai diri saat marah merupakan orang yang kuat.
Dikutip dari Bincang Syariah, pada Minggu (14/4/2024), Rasululah menyebutkan orang yang bisa menahan amarahnya adalah salah satu orang hebat. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,
ليسَ الشديدُ بالصّرعَةِ، إنما الشديدُ الذي يملكُ نفسهُ عند الغضب
“Orang hebat bukanlah orang yang selalu menang dalam pertarungan. Orang hebat adalah orang yang bisa mengendalikan diri ketika marah.” (HR. Bukhari Muslim).
Sulit memang menihilkan marah dalam situasi genting. Namun bukan berati marah adalah sahabat yang harus menemani dalam kehiduoan ini. Rasulullah memberikan tips yang manjur ketika kita sedang dilanda marah.
Dari sahabat Sulaiman bin Surd radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan bahwa suatu hari saya duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ
Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’udzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim).
Meskipun marah terkadang diperlukan dalam situasi tertentu, jika tidak dikontrol dengan baik, amarah dapat menjadi berlebihan atau terpendam dan berakibat fatal bagi karir, hubungan, dan aspek kehidupan lainnya.
Oleh karena itu, doa yang diajarkan Rasulullah SAW dapat menjadi solusi untuk menjaga ketenangan dan membantu seseorang tetap menjadi pribadi yang hebat saat menghadapi situasi yang memicu amarah.
Selanjutnya, berdoa adalah salah satu cara yang baik untuk menenangkan diri ketika sedang marah. Berdoa memungkinkan seseorang untuk meredakan emosi negatif dan meminta bantuan dari Allah SWT dalam mengatasi perasaan tersebut. Ketika seseorang berdoa, ia dapat mengalihkan fokusnya dari kemarahan dan memusatkan perhatian pada hubungan spiritualnya dengan Tuhan.(cita septa)



Facebook Comments