5 Cara Alami Mengatasi Pigmentasi di Bawah Mata, Ternyata Mudah!

banner 468x60
Atasi pigmentasi di bawah mata dengan cara-cara alami ini. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Pigmentasi di bawah mata, lingkaran hitam di bawah mata, pigmentasi, cara alami mengatasi pigmentasi, cara alami mengatasi pigmentasi di bawah mata, cara menghilangkan pigmentasi, pigmentasi di bawah mata, cara menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata, perawatan kulit, area bawah mata gelap, bawah mata, healthshots

Dilansir dari Healthshots, Selasa (6/10/2026), seiring bertambahnya usia, Anda mungkin melihat perubahan yang nyata pada warna kulit Anda. Anda mungkin mendapati adanya bintik-bintik gelap, bercak, atau lingkaran di bawah mata. Meskipun lingkaran ini bisa menandakan kelelahan, dehidrasi, dan kurang tidur, hal ini juga bisa disebabkan oleh hiperpigmentasi. Pigmentasi di bawah mata melibatkan kelebihan pigmen yang lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya. Walaupun biasanya tidak berbahaya, Anda mungkin ingin mencerahkan area tersebut. Berikut adalah beberapa cara alami yang efektif untuk mengatasi pigmentasi di bawah mata.

Apa penyebab pigmentasi?
Pigmentasi terutama disebabkan oleh peningkatan produksi melanin di dalam kulit. Hal ini menyebabkan perubahan warna kulit, sehingga muncul bintik-bintik gelap dan bercak pada kulit. Paparan sinar matahari adalah penyebab umum pigmentasi kulit. Saat kulit Anda terpapar sinar matahari atau radiasi ultraviolet (UV), tubuh memproduksi melanin untuk melindungi diri dari sinar berbahaya tersebut. Hal ini dapat membuat kulit menjadi lebih berpigmen. Selain itu, perubahan hormon, faktor genetik, dan obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko pigmentasi. Ketidakseimbangan produksi melanin dapat menyebabkan kondisi seperti hiperpigmentasi (kelebihan pigmen) atau hipopigmentasi (kekurangan pigmen), yang mengakibatkan perubahan warna kulit.

5 cara alami untuk mengatasi pigmentasi di bawah mata

1. Cuka apel (Apple Cider Vinegar/ACV)
Cuka apel kaya akan sifat antibakteri dan antijamur yang sangat bermanfaat untuk menghilangkan bintik-bintik dan bercak pada kulit. Selain itu, cuka apel mengandung asam malat yang dapat mengurangi produksi melanin serta membantu mengontrol munculnya bintik kecokelatan dan hiperpigmentasi. Cuka apel juga berfungsi mengeksfoliasi kulit, sehingga membuat warna kulit tampak lebih cerah.

Cara penggunaan: Campurkan 2 sendok makan cuka apel dengan 1 sendok makan tepung gram (tepung kacang arab/besan). Selanjutnya, tambahkan 1 sendok makan madu dan aduk hingga rata. Oleskan campuran ini pada bintik-bintik (freckles) yang terlihat di bawah mata. Biarkan selama 10 menit, pijat masker yang sudah mengering selama 2 hingga 3 menit, lalu cuci wajah Anda.

2. Mulethi (licorice/akar manis)
Mulethi adalah bahan alami yang populer dalam Ayurveda. Sebuah penelitian tahun 2013 yang diterbitkan oleh National Library of Medicine menemukan bahwa bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi, antimikroba, dan anti-penuaan yang bermanfaat untuk mengurangi kerutan serta garis-garis halus. Bahan ini juga membantu mengurangi gejala masalah kulit seperti pigmentasi dan mencegah kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, mulethi dapat mengontrol jerawat dan memperbaiki warna serta tampilan kulit.

Cara penggunaan: Untuk membuat pasta yang halus, campurkan bubuk licorice dengan kunyit. Tambahkan air mawar hingga teksturnya menjadi lembut. Oleskan campuran tersebut pada kulit dan biarkan selama 10–15 menit. Anda juga bisa menambahkan bubuk cendana ke dalam campuran ini karena cendana juga efektif untuk mengatasi masalah pigmentasi.

3. Kantong teh hijau
Meletakkan kantong teh hijau di bawah mata dapat mengurangi peradangan dan mata bengkak. Berkat kandungan flavonoid yang tinggi, kantong teh hijau dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit serta mengurangi lingkaran hitam dan pigmentasi. Penggunaan kantong teh hijau merupakan pilihan yang tepat karena teh hijau dikenal sebagai solusi efektif untuk mencegah kemerahan pada kulit akibat paparan sinar UV.

Cara penggunaan: Seduh kantong teh hijau dan biarkan hingga dingin. Letakkan satu kantong di bawah setiap mata selama 10–15 menit, pastikan kantong tersebut menutupi area lingkaran hitam. Tekan kantong teh secara perlahan agar kandungan teh yang kaya antioksidan keluar. Buang kantong teh bekas pakai dan gunakan pelembap pada kulit Anda.

4. Irisan kentang
Irisan kentang merupakan solusi alami untuk masalah pigmentasi. Kentang mengandung enzim dan vitamin C yang dapat membantu memudarkan bintik hitam dan meratakan warna kulit. Sifat asam yang ringan dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tampak lebih cerah. Kentang juga dapat menutrisi kulit berkat kandungan vitamin A, vitamin C, pati, dan enzim di dalamnya.

Cara penggunaan: Pertama-tama, cuci bersih kentang, kupas kulitnya, lalu iris tipis-tipis. Teteskan sedikit air mawar pada irisan kentang dan gosokkan perlahan selama beberapa saat pada area kulit yang bermasalah di bawah mata. Anda juga bisa mengiris kentang mentah dan menempelkan irisan tersebut pada area yang bermasalah selama 15-20 menit.

5. Pepaya
Pepaya, yang kaya akan enzim seperti papain dan antioksidan, dikenal luas karena manfaatnya dalam mengatasi masalah pigmentasi. Papain bekerja mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga membantu proses regenerasi sel dan mengurangi noda hitam. Kandungan vitamin A dan C dalam buah ini membantu mencerahkan pigmentasi dan membuat warna kulit lebih merata. Selain itu, sifat melembapkan yang dimiliki pepaya dapat membantu menciptakan tampilan kulit yang lebih sehat.

Cara penggunaan: Untuk mengatasi masalah pigmentasi menggunakan pepaya, haluskan pepaya matang dan campurkan dengan gel lidah buaya. Aduk rata kedua bahan tersebut. Selanjutnya, oleskan campuran ini pada area kulit yang bermasalah, diamkan selama 15–20 menit, lalu bilas. Perawatan ini akan membuat kulit Anda tampak bersih tanpa noda dan bercahaya.

7 tips perawatan kulit lainnya untuk mencegah pigmentasi
– Lindungi kulit dari sinar UV dengan tabir surya (SPF 30+) dan kenakan pakaian berlengan panjang.
– Gunakan produk perawatan kulit yang lembut untuk mencegah iritasi dan pigmentasi.
– Lembapkan kulit dengan baik untuk mencegah dehidrasi, sehingga risiko pigmentasi berkurang.
– Terapkan pola makan seimbang yang kaya antioksidan untuk menjaga warna kulit tetap merata.
– Angkat sel kulit mati melalui eksfoliasi guna mencegah penumpukan pigmentasi.
– Gunakan krim yang mengandung vitamin C atau retinol untuk mengatasi pigmentasi.
– Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit jika berbagai cara tersebut tidak membuahkan hasil.

Penggunaan rutin bahan-bahan alami ini berpotensi mengurangi pigmentasi seiring berjalannya waktu. Namun, hasilnya bisa bervariasi, dan sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit jika mengalami masalah pigmentasi yang parah! (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *