Ragam  

PDIP Sukoharjo Komitmen Perjuangkan Program Seragam Gratis Siswa SD dan SMP

banner 468x60
Ilustrasi. (Foto: Kemdikbud)

Sukoharjonews.com – Seragam sekolah siswa selalu menimbulkan permasalahan setiap tahun ajaran baru. Hal tersebut menjadi perhatian serius PDI Perjuangan (PDIP) Sukoharjo yang menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan terpenuhinya standar pelayanan minimun di Kabupaten Sukoharjo.

Ketua DPC PDIP Sukoharjo Dahono Marlianto mengatakan, berbicara soal seragam gratis, dalam sejumlah kesempatan, salah satunya diskusi publik “Jagongan Proliman”, yang kala itu dihadiri Ketua DPRD, Wakil Ketua Bappilu PDIP Jawa Tengah beberapa Waktu lalu, PDIP menegaskan masuk dalam agenda prioritas tahun 2027.

Yakni dalam bidang Pendidikan dimana di dalamnya ada seragam gratis bagi siswa SD dan SMP di Kabupaten Sukoharjo serta perluasan penerima Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Selain itu, prioritas lainnya adalah bidang Kesehatan terkait dengan Jamkesda dan BPJS bagi rakyat tidak mampu dicover dari APBD.

“Infrastrukur juga menjadi skala prioritas yang akan kami perjuangan. Kalau soal seragam gratis, sejak awal kami sudah memperjuangkan agar tahun 2027 bisa terrealisasi. Pembicaraan mengenai ini juga sudah dilakukan dengan Bupati,” ujar Dahono didampingi Ketua DPRD Sukoharjo dan Ketua Komisi IV DPRD.

Pihaknya juga sudah menyosialisasikan hal tersebut pada para kader dan simpatisan PDIP. Bahwa program itu menjadi skala prioritas PDIP dan Fraksi PDIP di DPRD diminta untuk memperjuangkan anggarannya.

Hal senada disampaikan kader PDIP yang duduk sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo Nurjayanto. Menurutnya, soal seragam gratis itu memang sudah menjadi agenda PDIP untuk direalisasikan di Kabupaten Sukoharjo.

“Saat itu, kami sudah sampaikan di depan publik bahwa salah satu program wajib PDIP adalah seragam gratis. Selain itu beasiswa bagi mahasiswa yang diperluas dan Jamkesda. Khusus jamkesda PDP melihat banyak masyarakat yang tercoret karena desil. Mereka inilah yang menurut PDIP perlu dicermati dan diperjuangkan agar tercover di Jamkesda,” ujar Nurjayanto. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *