Benci Telur? Berikut 10 Makanan Kaya Protein yang Dapat Dikonsumsi untuk Memenuhi Kebutuhan Anda

banner 468x60
Telur bukanlah satu-satunya sumber protein di dunia. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Jika Anda benar-benar tidak tahan dengan telur, jangan khawatir karena kami memiliki daftar makanan yang direkomendasikan ahli gizi yang memiliki lebih banyak protein daripada telur.

Dilansir dari Healthshots, Senin (18/5/2026), telur rebus adalah makanan pokok, terutama saat Anda sedang menjalani diet penurunan berat badan. Dan mari kita hadapi kenyataan — tidak semua orang menyukai telur. Beberapa dari kita alergi terhadapnya, dan sebagian besar dari kita tidak menyukai rasanya yang hambar. Namun, kita memakannya setiap hari untuk menjaga kadar protein dalam tubuh kita. Ah.

Tetapi bagaimana jika kami memberi tahu Anda bahwa Anda tidak perlu hanya mengandalkan telur untuk memiliki kadar protein yang baik? Ada juga makanan lain yang memiliki lebih banyak protein daripada telur.

Ya, Anda membaca dengan benar.

Jadi, tanpa basa-basi lagi, mari kita bahas pilihan makanan kaya protein lainnya yang dapat Anda tambahkan ke dalam diet Anda.

Tapi pertama-tama, tahukah Anda mengapa protein sangat penting bagi Anda? Mari kita ungkapkan.

Menurut ahli gizi selebriti, Manisha Chopra, kita membutuhkan protein dalam diet kita karena membantu tubuh kita memperbaiki sel dan membuat sel baru. Protein berfungsi sebagai bahan pembangun otot kita, dan bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak dan wanita hamil. Protein juga memainkan peran penting dalam kesehatan rambut, kuku, dan kulit kita.

Berikut adalah sepuluh makanan yang memiliki lebih banyak protein daripada telur:
1. Quinoa: Quinoa memiliki sekitar delapan gram protein per cangkir. Quinoa menyediakan semua asam amino esensial, karena merupakan protein nabati yang langka.

2. Buncis: Buncis menyediakan delapan gram protein per ½ cangkir. Mereka adalah sumber protein nabati yang sangat baik.

3. Tahu: Tahu mungkin merupakan pilihan vegetarian, tetapi merupakan sumber protein yang luar biasa. Tiga ons tahu mengandung sekitar delapan gram protein.

4. Selai almond: Dua sendok makan selai almond menyediakan sekitar tujuh gram protein. Selai almond juga mengandung banyak lemak sehat untuk jantung.

5. Yogurt Yunani: Yogurt Yunani mengandung protein lebih banyak dibandingkan yogurt biasa. Satu cangkir yogurt mengandung 23 gram protein.

6. Lentil: Setengah cangkir lentil menyediakan delapan gram protein. Lentil merupakan sumber protein yang sangat baik dan juga sangat sehat.

7. Selai kacang: Dua sendok makan selai kacang mengandung tujuh gram protein. Anda dapat menikmatinya di atas roti panggang atau irisan apel.

8. Biji labu: Satu ons biji labu memiliki 8,5 gram protein. Mereka merupakan sumber seng, tembaga, kalium, magnesium, dan zat besi yang sangat baik.

9. Keju Cheddar: Satu ons keju cheddar mengandung sekitar tujuh gram protein. Keju ini juga kaya akan nutrisi seperti vitamin A dan B12, fosfor, seng, dan kalsium.

10. Udang: Empat ons udang mengandung lebih dari 17 gram protein. Udang juga sangat rendah kalori dan lemak.

Berikut waktu yang tepat untuk mengonsumsi protein dan berapa banyak jumlahnya:

“Tidak ada waktu yang tepat untuk mengonsumsi protein; Anda dapat mengonsumsinya kapan saja sepanjang hari. Mengonsumsi protein di pagi hari membantu tubuh kita menghasilkan lebih banyak energi, dan mengonsumsinya di malam hari membantu pemulihan dan pertumbuhan otot semalaman. Anda dapat mengonsumsi 0,8 gram protein per kg berat badan Anda,” ungkap Manisha.

Jadi, sekarang Anda tahu apa yang harus dimakan, jika Anda tidak suka telur! (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *