
Sukoharjonews.com – Badan Amil Zakat Nasiomal (Baznas) Sukoharjo menyalurkan bantuan untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan non ASN. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Taman Budaya Suryani, Selasa (10/3/2026). Simbolis, bantuan diserahkan oleh Bupati Etik Suryani.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Havid Danang PW, menyampaikan santunan diberikan oleh Baznas khusus kepada guru dan tenaga kependidikan non ASN mulai jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP.
“Total penerima sebanyak 1.753 orang yang terdiri atas PAUD/TK 724 orang, SD 660 orang, dan SMP 189 orang,” terang Havid.
Dikatalan Havid, setiap orang akan menerima uang tunai Rp200 ribu dan beras 10 kilogram (kg) senilai Rp104 ribu. Sehingga, total bantuan/santunan yang disalurkan mencapai Rp534,8 juta.
Havid menambahkan, pemberian santunan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemkab Sukoharjo bersama Baznas untuk guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, juga untuk meringankan beban menjelang Lebaran 2026.
Sedangkan Bupati Etik Suryani mengatakan, momen bulan Ramadan ini digunakan untuk memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan Non ASN. Total guru dan tenaga kependidikan yang menerima sebanyak 1.573 orang.
“Selama ini gaji mereka kan hanya ratusan ribu saja, untuk itu mendapat santunan dari Baznas untuk meringankan beban,” ujar Etik.
Menurut Bupati, selama ini pengumpulan zakat Baznas dari Disdikbud Sukoharjo cukup tinggi sekitar Rp134 juta per bulan atau Rp1 miliar lebih setiap tahun. “Untuk itu, tidak ada salahnya sebagian dana Baznas diberikan untuk guru dan tenaga kependidikan yang belum ASN,” ujar Bupati. (nano)















Facebook Comments