
Sukoharjonews.com – Fujifilm Amerika Utara telah mengumumkan peluncuran GFX Eterna 55, kamera pertamanya yang dirancang khusus untuk pembuatan film digital profesional. Kamera ini menggabungkan ilmu warna Fujifilm dengan sensor format besar untuk menyediakan perangkat serbaguna bagi para pembuat film untuk konten sinematik.
Dikutip dari Gizmochina, Jumat (19/9/2025), GFX Eterna 55 dilengkapi salah satu sensor sinema digital tertinggi yang tersedia, memungkinkan penggunaan lensa sferis dan anamorfik yang lebih luas. Format Open Gate 4:3 bawaannya hampir 1,7 kali lebih besar daripada Full Frame, memberikan fleksibilitas dalam pembingkaian dan komposisi. Kamera ini mendukung hingga 16 3D LUT dan dilengkapi 20 Simulasi Film bawaan, yang memberikan kontrol presisi atas warna dan tone dari produksi hingga pascaproduksi.
Kamera ini menggunakan sensor GFX 102MP CMOS II HS 102 megapiksel. Kamera ini menawarkan lima format utama: GF, Premista, 35mm, ANAMORPHIC (35mm), dan Super35, dengan beragam pilihan resolusi. Perekaman dapat dilakukan dalam format 4:3 Open Gate hingga 48 frame per detik. Sensor ini berukuran lebar 43,8mm, tinggi 32,9mm, dan diagonal 54,8mm.
Fujifilm menambahkan Filter Low-Pass Optik empat titik untuk mengurangi artefak optik. ISO Dual-Base pada 800 dan 3200 memastikan fleksibilitas dalam kondisi cahaya terang maupun redup.
GFX Eterna 55 menangkap gambar menggunakan F-Log2 dan F-Log2 C dengan rentang dinamis lebih dari 14 stop. Para pembuat film dapat menggunakan 10 Film Simulation 3D-LUT, termasuk ETERNA dan ETERNA BLEACH BYPASS, serta LUT tambahan yang dapat diunduh seperti PROVIA, Velvia, dan ACROS. Hingga 16 LUT dapat disimpan di dalam kamera untuk pratinjau tampilan akhir secara real-time.
Kamera ini mendukung codec Apple ProRes 422 HQ, ProRes 422, ProRes 422 LT, dan H.265/HEVC. Kamera ini dapat menghasilkan data 4:2:2 10-bit tanpa kompresi dan hingga 8K/30P 12-bit RAW melalui HDMI. Integrasi Frame.io Camera to Cloud memungkinkan pengunggahan instan untuk peninjauan atau pascaproduksi.
Bodinya berbobot 4,4 pon (2 kilogram). Monitor samping ganda berukuran 3 inci memberi operator dan asisten akses menu lengkap. Dial multifungsi mengontrol fokus, iris, dan zoom, serta menyesuaikan filter ND variabel internal. LCD sentuh 5 inci beresolusi 2000 nit berfungsi di bawah sinar matahari yang cerah dan dapat disesuaikan dengan berbagai sudut. Baterai internal NP-W235 menyediakan waktu perekaman selama 30 menit tanpa daya eksternal dan mendukung hot-swap baterai eksternal. Pilihan media termasuk CFExpress Tipe B dan kartu SD.
Harga & Ketersediaan
GFX Eterna 55 akan dikirimkan pada Oktober 2025 dengan harga eceran yang disarankan sebesar USD16.499,95 atau Rp270,8 jutaan. Pra-pemesanan dimulai pada 15 September 2025 di dealer tertentu dan melalui toko resmi Fujifilm. (nano)















Facebook Comments