
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Update data kasus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 18 Mei hari ini, kasus positif Corona di Sukoharjo kembali tidak mengalami kenaikan. Sudah dua hari kasus positif tidak naik sehingga kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Sukoharjo tetap diangka 60 kasus. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) terjadia kenaikan tiga sehingga totalnya 655 kasus dan pasien dalam pengawasan (PDP) turun satu menjadi 24 kasus.
Berdasarkan data di website www.corona.sukoharjokab.go.id, dari 60 kasus positif tersebut terdiri dari 31 orang menjalani isolasi mandiri, tujuh dirawat, 18 sembuh, dan empat meninggal dunia. Untuk 655 ODP, terdiri dari 552 orang selesai masa pemantauan selama 14 hari, 92 orang menjalani isolasi mandiri, sembilan rawat inap, dan dua ODP meninggal dunia. Sedangkan PDP, dari 25 orang tersebut terdiri dari 12 orang menjalani rawat inap, enam isolasi mandiri, dan enam orang meninggal.
Kasus positif sendiri masih tersebar di enam kecamatan, masing-masing Kecamatan Grogol 24 orang, Mojolaban 12 orang, Kartasura 10 orang, Baki delapan orang, Nguter lima orang, dan Kecamatan Bendosari satu orang. 60 kasus positif tersebut tersebar di 30 desa/kelurahan yang menjadi zona merah. Jumlah desa zona merah sendiri mengalami kenaikan karena data sebelumnya baru mencaoai 28 desa/kelurahan
“Data per 18 Mei ini memang tidak ada kenaikan kasus terkonfirmasi positif di Sukoharjo sehingga totalnya masih 60 kasus. Meski begitu masyarakat tetap diminta untuk menjalankan prosedur pencegahan dengan disiplin tinggal di rumah, jaga jarak dan mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Senin (18/5/2020).



Facebook Comments