Tak Berkategori  

Jaga Harga dan Ketersediaan Pangan Nasional, Bulog Gencarkan Penyaluran Beras SPHP

banner 468x60
Perum Bulog terus menggencarkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Indonesia. (Foto: Dok Bulog)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Dalam rangka menjaga harga dan ketersediaan pangan Nasional, Perum Bulog terus mengintensifkan penyaluran beras. Hal tersebut dilakukan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Indonesia.

Langkah strategis ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang merata di tengah masyarakat. Penyaluran dilakukan dengan pengawasan ketat dari berbagai instansi agar distribusinya tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Mokhamad Suyamto, menegaskan bahwa pihaknya tengah mempercepat pendistribusian beras SPHP melalui jaringan distribusi resmi yang tersebar luas.

“Kami berkomitmen menjaga keterjangkauan beras di masyarakat serta memperkuat stabilitas harga pangan nasional,” ujarnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Rabu (16/7/2025).

Beras SPHP disalurkan melalui berbagai kanal, mulai dari pasar tradisional, Kios Pangan binaan pemerintah, hingga program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama pemerintah daerah. Selain itu, distribusi juga diperluas melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.

Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yang telah ditetapkan pemerintah.

Harganya bervariasi, yaitu Rp12.500/kg untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi; Rp13.100/kg untuk Sumatera (di luar Lampung dan Sumsel), NTT, dan Kalimantan; serta Rp13.500/kg untuk Maluku dan Papua.

“Setiap konsumen dapat membeli beras SPHP maksimal sebanyak 2 pak, atau 10 kilogram, dengan harapan beras SPHP dapat dirasakan bersama dan merata oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Suyamto.

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Bulog bekerja sama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, Satgas Pangan Polri daerah/wilayah, dan instansi terkait lainnya dalam melakukan pengawasan intensif. Setiap pelanggaran seperti penjualan di atas HET atau praktik pengoplosan akan ditindak tegas.

“SPHP menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan akses beras dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjaga,” tegas Suyamto.

Selain menjamin harga dan distribusi, BULOG juga menekankan pentingnya kualitas. Beras SPHP yang disalurkan dijamin dalam kondisi bersih, layak konsumsi, dan terjaga kualitasnya.

Pengendalian mutu dilakukan ketat sejak tahap penyimpanan, pengemasan, hingga pendistribusian untuk memastikan beras tetap sesuai standar yang berlaku. Bulog pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu cemas terhadap ketersediaan beras.

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi. Program SPHP menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *