
Sukharjonews.com (Sukoharjo) – Sidang perdana sengketa Pemilu Presiden (Pilpres) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar hari ini, Jumat (14/6). Terkait sidang tersebut, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengimbau agar masyarakat Sukoharjo tidak menyikapinya secara berlebihan. Bupati meminta agar masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.
Saat ini, imbauan bupati tersebar di media sosial melalui sebuah video singkat. Dalam video tersebut bupati mengajak warga Sukoharjo untuk selaku menjaga kesatuan dan persatuan. Dalam video tersebut, selain mengajak warga Sukoharjo tetap jaga persatuan dan kesatuan, bupati juga mengimbau warga Sukoharjo tidak terpengaruh dengan isu-isu seputar persidangan di MK terkait sengketa Pilpes. Bupati juga mengimbau agar masyarakat beraktivitas seperti biasa.
“Mari bersama-sama menjaga wilayah agar tetap rukun damai, aman dan kondusif. Terkait dengan proses sidang di MK terkait Pilpres, proses itu sudah ditangani oleh lembaga berkompeten,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh sejumlah tokoh di Sukoharjo. Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto yang meminta agar masyarakat di Sukoharjo tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Nurjayanto mengimbau agar seluruh masyarakat tidak terprovokasi dengan hal-hal atau informasi yang belum jelas kebenarannya terkait sidang di MK.
Sedangkan Sekretaris PC NU Sukoharjo, Lasimin mengatakan, pihaknya menolak segala bentuk kerusuhan, premanisme dan aksi terorisme yang mengganggu dan mengancam keutuhan NKRI. Begitu juga Ketua Yayasan Ponpes Al Mukmin Ngruki, Cemani, Grogol KH Wahyudin yang mengajak seluruh warga Indonesia khususnya Grogol, Sukoharjo untuk menyikapi proses sidang di MK dengan tenang.
Menurut Wahyudin, dalam menanti keputusan di MK, jangan sampai dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif. Saat ini, ujarnya, situasi yang sudah kondusif untuk dijaga bersama demi keutuhan NKRI dan kemaslahatan bangsa. Wahyudin juga mengimbai agar masyarakat bijak dalam menyikapi simpang siurnya berita yang belum jelas. (erlano putra)



Facebook Comments