Wisuda Univet Bantara Sukoharjo Periode Oktober 2026, Diikuti 400 Wisudawan, 252 Diantaranya Raih Predikat Cumlaude

banner 468x60
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Dr Farida Nugrahani M.Hum saat melakukan prosesi wisuda, Rabu (21/10/2026).

Sukoharjonews.com – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar prosesi Wisuda Pascasarjana ke-28, Sarjana ke-58, dan Diploma ke-11, Rabu (21/10/2026) di Auditorium Kampus Univet. Wisuda ini diikuti oleh 400 wisudawan dimana 252 diantaranya meraih predikat cumlaude.

Dalam laporannya, Wakil Rektor I Univet Bantara, Dr. Ir. Sri Hartati, M.P. menyampaikan jumlah wisudawan kali ini mencapai 400 orang dengan rata-rata IPK 3,63, terdiri dari lulusan program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma III.

“Dari total 400 wisudawan tahun ini, 252 mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude,” terangnya.

Untuk peraih IPK kumulatif tertinggi Pascasarjana diraih oleh Arny Hidayah dengan IPK 3,96. Untuk wisudawan peraih IPK kumulatif tertinggi Sarjana diraih oleh Diva Rauri Rosiana dari Prodi Agribisnis dengan IPK 4,00, dan jenjang D3 diraih oleh Wakhidatul Muslimah dari Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, dengan IPK 3,86.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum mengatakan, sesuai tagline Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi tentang Kampus Berdampak, Univet Bantara terus berupayaagar lulusannya mampu menjadi “agent of change” atau agen dalam menciptakan perubahan dalam semua lini kehidupan.

“Berbagai upaya yang dilakukan terakhir ini antara lain bergabung dengan Kementerian Perdagangan RI dalam program “Campus Preneur” ditandai dengan MoU,” ujar Prof Farida.

Selain itu, Univet Bantara sudah bergabung dengan Konsorsium Perguruan Tinggi Penyelenggara Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan sedang dalam Pendampingan UNS dan BNSP dalam rangka mendirikan LSP tersebut.

“Ini merupakan langkah strategis dalam rangka menyiapkan lulusannya memiliki kompetensi yang bersertifikasi BNSP sebagai pendamping ijazah,” ungkapnya.

Menurut Prof Farida, hal tersebiut merupakan tuntutan pasar untuk memenangkan kompetisi dalam meraih lapangan pekerjaan saat ini.

Rektor melanjutkan, sebagai perguruan tinggi yang memiliki tanggung jawab sebagai pusat keilmuan dan pusat peradaban serta pengembangan budaya, Univet Bantara senantiasa berupaya untuk tidak hanya mempu melahirkan SDM yang unggul, namun juga mampu melahirkan karya-karya yang berdampak pada kemajuan dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

“Untuk mampu mencukupi tanggung jawab besar itu, kami Civitas akademika Univet Bantara senantiasa memohon dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, yayasa penyelenggara, dan para mitra serta masyarakat,” ujar Prof Farida.

Ia juga berpesan kepada wisudawan untuk menjadi pejuang yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Bahwa tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Untuk itulah Prof Farida berpesan agar wisudawan berjuang dengan sungguh-sungguh.

Sedangkan Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo, Drs. Sadewo Suharto, MM memberikan apresiasi kepada pendidik Univet Bantara yang telah berkomitmen dalam melayani mhasiswa sehingga bisa berhasil menyelesaikan studinya.

“Kepada rektor dan jajarannya tingkatkan kualitas lulusan kita agar kemampuan bisa melebihi universitas lainnya dan untuk mencapai hal tersebut perlu adanya BNSP,” ujarnya.

Sadewo juga berpesan kepada Univet terus maju dan berkembang sehingga mampu menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dan dapat diterima di dunia kerja. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *