Univet Sukoharjo Gelar Workshop Penulisan Rilis, Ketentuan Ini yang Harus Diperhatikan

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani saat membuka “Workshop Penulisan Press Release”, Senin (1/8/2022).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Bagian Humas dan Kerjasama Universitas Veteran Bangun Nusantara *UNivet Bantara) Sukoharjo menggelar “Workshop Penulisan Press Release”. Acara digelar di Gedung H Lantai 3 Univet Bantara dan dibuka langsung Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani, Senin (1/8/2022).


Ketua Penyelenggara, Made Wedaswari, menyampaikan, kegiatan “Workshop Penulusan Press Release” dalam upaya Bagian Humas dan Kerjasama Univet Bantara Sukoharjo untuk mengoptimalkan website universitas.

“Dari hasil studi banding ke UNS sebelumnya, ada dua poin penting yang menjadi fokus utama, yakni optimalisasi website dan kondistensi penulisan rilis berita ke media massa,” ujarnya.

Dengan upaya optimalisasi website diharapkan jejak digital semakin meningkat, baik jejak digital level program studi, fakultas, maupun universitas. Semakin banyaknya konten digital yang diunggah diharapkan mendukung eksistensi universitas di dunia digital.

Sedangkan Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida menyampaikan jika acara tersebut penting karena optimalisasi website dan rilis menjadi syiar universitas kepada masyarakat.

“Bagaimana hebatnya kinerja dan prestasi yang diraih tapi tidak diketahui masyarakat luas maka tidak akan bermakna,” ujarnya.


Di eras digital seperti saat ini, lanjutnya, jejak digital menjadi penting. Untuk itu, sekecil apapun prstasi yang didapat harus dipublikasikan, baik melalui media sosial, website, maupun media massa melalui pengiriman rilis.

“Saya minta semua satuan kerja harus aktif dalam melakukan publikasi ini karena akan memberikan dampak positif bagi publikasi universitas,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu narasumber workshop, Pemimpin Redaksi Sukoharjonews.com, Nano Sumarno menyampaikan bahwa menulis sebuah “press release” berpedoman pada 5W + 1H sama seperti halnya pedoman dalam menulis berita di media massa.

“Inilah ketentuan yang harus diperhatian praktisi humas ketika menyusun sebuah rilis untuk media. Pemilihan angle berita yang ditulis juga penting agar menarik,” ujarnya.

Nano juga mengatakan, sebuah acara atau kegiatan kemudian disusun dalam sebuah berita dengan berpedoman pada 5W + 1H tersebut. 5W itu sendiri merupakan “what, who, when, where, dan why”. Sedangkan untuk 1H adalah “how”. (erlano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.